DENPASAR – 4 Narapidana Lapas Kerobokan kabur pada, Senin (19/6/2017) pagi hari.

Lapas Kelas II A Denpasar di Kerobokan, Bali pun meminta bantuan pihak Kepolisian dalam hal ini Polda Bali untuk melakukan pengejaran.

Atas hal ini, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R Golose menyatakan, ‎untuk pelarian para napi, pihaknya sudah melakukan instruksi ke Polres dan Polsek jajaran turut membantu pengejaran.

Ia mengaku, CSP (Crime Scene Processing) pun sudah dilakukan, dan melakukan penyelidikan terhadap modus operandi hingga pengejaran dari dua proses tersebut.

“Kami sudah lakukan sesuai permintaan bantuan dari Lapas. Kami sudah lakukan pengejaran dan sudah ada arahan ke Polres dan Polsek jajaran ,” ucapnya, Rabu (21/6/2017).

Arahan dari Kapolda Petrus itu sendiri, juga menimbang dari kejadian sebelumnya yang sudah berhasil diungkap Polresta Denpasar sebagai jajaran.

Yakni, penangkapan Warga negara Peru, yang berhasil diamankan di Pekanbaru, Riau.

“Instruksi diberikan karena kemarin kan kita sudah berhasil menangkap yang di Sumatera itu,” ungkapnya.

Irjen Petrus mengakui, bahwa tempat dari Lapas Kerobokan yang berada di jantung pariwisata dan juga kapasitas overload akan menjadi bahan inisiasi untuk pemindahan Lapas.

Inisiasi ini akan dibicarakan dengan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika.

“Sebagai inisiasi, ada tempat di Suwung bisa digunakan, bisa dikelola bisa digunakan dengan alternatif,” bebernya.