Pelajari Kusta, Ketua Umum HIPMI Bali Raih Cumlaude Doktor Unair

dr. IGN Darmaputra, SpKK (berjas) usai menuntaskan ujian disertasi di Fakultas Kedokteran Unair Surabaya, Senin (18/12/2017).


SURABAYA, JARRAKPOS – Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bali dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, dalam kesibukannya menjadi pengusaha klinik kecantikan, ternyata tidak menyurutkan semangat untuk meraih prestasi di dunia pendidikan. Pengembangan atas penanganan penyakit Kusta dipelajari secara khusus, sebagai bahan disertasi S-3 anak muda berusia 37 tahun ini dan berhasil menuntaskan ujian terbuka Disertasi Program Studi Ilmu Kedokteran jenjang Doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya hanya dalam waktu 2 tahun 4 bulan, dengan Predikat Cumlaude dan IP 3,91.

Pimpinan Sidang Prof. Dr. Soetojo, dr. Sp.U(K) mengatakan, serangkaian ujian terbuka atas disertasi dr. IGN Darmaputra, SpKK sudah dilakukan di depan para guru besar dan dosen penyanggah serta promotor. Hasilnya, cukup luar biasa. “Kami memberikan penilaian dengan predikat cumlaude,” kata Prof. Dr Soetojo, dr., Sp.U(K) usai melakukan pengujian disertasi dr IGN Darmaputra, SpKK di ruang utama Fakultas Kedokteran Unair Surabaya

Lanjut Prof. Dr Soetojo, dr., Sp.U(K), dari hasil disertasi berjudul Mekanisme Kerusakan Saraf Dermal Pada Pasien Erythema Nodusum, Leprosum dalam kaitannya dengan disregulasi IL-I7, CD 64 eutofil, IL-10 dan PGE-2, dr. IGN Darmaputra, SpKK mampu menjelaskan dan menjawab semua pertanyaan dari para penguji dengan baik. Disamping itu, ada penemuan yang baru dalam penelitian yang dilakukan dr. IGN Darmaputra, SpKK. “Dengan demikian, dokter Darmaputra kami nyatakan lulus dan berhak menggunakan gelar Doktor,” papar salah satu guru besar fakultas Kedokteran Unair ini.

Dalam kesempatan yang sama, Promotor utama Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswo, dr,. SP.KK(K) mengatakan, dokter Darma telah menunjukkan tingkat kemampuan untuk mentransfer dan menempatkan konsep baru teknologi kedokteran khususnya ilmunologi dan dermatologi. Sehingga dapat menghasilkan produk yang inovatif dalam bidang kedokteran. Serta melakukan analisis dan sintensis di dalam perkembangan ilmu kedokteran ilmunologi dan dermatologi.

“Ada dua pemahaman baru dalam riset ini. Penelitian dokter Darma telah memberi inspirasi bagi kita semua untuk melakukan inovasi guna melakukan kualitas manajemen penatalaksana penyakit Kusta. Setidaknya dalam 3 aspek. Yakni Aspek Theraphy, Aspek promotif prefentif kemudian Aspek Deteksi Dini penyakit kusta dan ENL (Erythme Nodusum Leprosum),” papar Dr Rosita.

Sementara itu, dr. IGN Darmaputra, SpKK mengaku sangat bersyukur telah berhasil menyelesaikan pendidikan gelar Doktor di Unair. Di akhir pelaksanaan Disertasinya, owner Klinik Kecantikan DNI ini mengucapkan terimakasih telah diberikan kesempatan untuk menimba ilmu di Universitas Airlangga kepada para guru besar dan dosen penguji. “Unair bagi saya adalah rumah kedua. Baik itu ketika menjalani pendidikan S-2 Spesialis saya di Airlangga dan S-3 saya di Airlangga,” ucap dr. IGN Darmaputra, SpKK.

Tak lupa, Dokter Darma sapaan akrabnya, juga menyampaikan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mensupportnya baik di Unair, keluarga serta para koleganya. “Saya ucapkan terimakasih yang tak terhingga. Semoga kedepannya ilmu yang saya dapat dari Unair ini dapat saya gunakan untuk mengembangkan dan berkontribusi untuk ilmu penyakit kulit serta Pasien pada umumnya,” pungkas Doktor Darma. (art/tak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here