Nasib 5 Calon Direksi BPD Bali “Digantung”

Komisaris Non Independen BPD Bali Wisnu Bawa Temaja. (Ist)


DENPASAR, JARRAKPOS – Lima nama calon Direksi BPD Bali yang kabarnya ditolak oleh OJK, sehingga kini nasibnya masih “Digantung”. Karena itulah komisaris dan pemegang saham akan menunggu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa (LB) untuk memutuskan nama-nama calon yang akan diajukan lagi ke OJK. “Kita sudahkan usulkan untuk RUPS LB lagi untuk membahas pembicaraan tentang masalah direksi ini,” ungkap Wisnu Bawa Temaja, salah satu Komisaris Non Independen BPD Bali saat media gathering, Kamis (21/12/2017).

Jawaban OJK terkait nama calon yang diusulkan sebelumnya juga akan dilaporkan ke pemegang saham nantinya. Pihaknya pun belum berani menyimpulkan alasan, kenapa OJK menolak lima calon yang diusulkan dari hasil RUPS LB lalu. “Otoritas mempunyai kewenangan itu,” tegasnya.

Apakah akan dibuka pelamar baru atau pelamar yang sudah melamar kemarin yang akan diproses, pihaknya belum bisa memastikan. Karena tergantung hasil RUPS. “Itu keputusan RUPS, tidak keputusan sendiri, atau pengurus,” tandasnya. Ditanya, soal calon lain yang diajukan, pihaknya enggan berkomentar banyak. “Seluruh bangsa Indonesia adalah calon terbaik. Dan khusus untuk BPD Bali, banyak orang-orang pintar di Bali,” tandasnya.

Sementara RUPS diakui akan secepatnya dilaksanakan. Mengingat salah satu pemegang saham yaitu Bupati Badung sedang dalam keadaan berduka. “Artinya, Pak Giri sedang melakukan upacara adat dan keagamaan, karena ibu beliau berpulang. Tanggal 25 ini upacara Ngastinya. Mungkin setelah itu,” ungkapnya. Diperkirakan awal tahun 2018, RUPS akan digelar untuk menjaring nama-nama calon direksi.

Namun, yang jelas syarat menjadi Direksi BPD Bali adalah memiliki pengetahuan tentang perbankan dan keuangan, harus berintegritas, pernah menjabat jabatan eksekutif selama lima tahun, pernah memutuskan kebijakan funding dan lending. “Analisis harus matang jangan sampai terjadi seperti tadi, ada kredit macet,” ujarnya. Sementara diakui, syarat khusus tidak ada.

Diketahui, saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank BPD Bali di Kantor Pusat Bank BPD Bali, Kamis (14/9), akhirnya memutuskan I Nyoman Ciptanadi, SE,QIA sebagai calon Direktur Utama (Dirut) Bank BPD Bali menyingkirkan kandidat lainnya termasuk calon Incumbent I Made Sudja, B.Sc.S.Sos serta 3 kandidat lainnya, yakni Dr. I Gde Made Sadguna, SE.MBA (mantan Wakil Ketua PPATK dan Direktur BI), I Wayan Sukarta, SE.MM (Mantan Pimpinan Bank Mandiri Jawa Barat), I Wayan Sujana, SE (Direktur Bisnis Non Kredit BPD Bali).

Sementara itu yang terpilih diposisi Direksi lainnya, yakni sebagai calon Direktur Operasional I Wayan Martana, SE.MM, calon Direktur Kredit I Made Wiwarta, SH.MH, calon Direktur Bisnis Non Kredit Drs. I Gusti Lanang Sumartha dan calon Direktur Kepatuhan Drs. I Ketut Suarka. Seluruh calon direksi tersebut diusulkan ke OJK, namun kabarnya semuanya ditolak. (may/tak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *