Anggota Dewan Sumbar Usulkan Direksi Bank Nagari Diganti

Drs. Marlis Alinia selaku anggota komisi III DPRD Sumbar.


SUMBAR, JARRAKPOS – Situasi yang tidak harmonis dalam lingkungan Bank Nagari diduga menjadi pemicu tak tercapainya target pendapatan dan laba Bank Nagari tahun lalu. Target laba dan pendapatan sebesar Rp401 M, sempat dirobah oleh jajaran Direksi, Komisaris dan pemegang saham pada pertengahan tahun lalu dalam Rencana Bisnis Bank (RBB).

Dalam RBB Revisi yang dilakukan pada pertengahan tahun lalu, target pendapatan yang awalnya 401 M, diturunkan menjadi 377 M. Hal ini disampaikan oleh Drs. Marlis Alinia selaku anggota komisi III DPRD Sumbar kepada media. “Laporan yang diberikan kepada kami di komisi III dalam beberapa kali rapat, dalam Rencana Bisnis Bank yang dibuat pada 2016 lalu oleh direksi, komisaris dan pemegang saham, angka 401 M menjadi target pendapatan dan laba Bank Nagari pada 2017,” ungkap Marlis.

Meski target pendapatan sudah diturunkan, Bank Nagari masih belum dapat mencapai target ini. Berdasarkan data Bank 2017, Bank Nagari hanya memperoleh laba sebesar 305 M pada 2017. Itupun didapat dengan melakukan bonus dan insentif karyawan sebanyak 35%. Jika tidak melakukan pemotongan ini, laba Bank Nagari pada 2017 hanya sebesar 287 M. Ini diduga menjadi salah satu pemicu konflik internal yang terjadi dalam tubuh Bank Nagari yang berujung dengan ditulisnya mosi tidak percaya oleh 47 dari 49 Pimpinan dan eksekutif.

“Berdasarkan data Bank yang kami dapat, pendapatan Bank Nagari pada 2017 hanya 305 M. Ini sangat jauh dari target. Parahnya, angka 305 M ini didapat dengan cara melakukan pemotongan insentif dan bonus karyawan yang mencapai 35%. Jika dijumlahkan, ada tambahan sebesar 18 M dari pemotongasn hak karyawan ini,” tambah Marlis.

Untuk itu, Marlis berharap kepada pemerintah daerah selaku pemegang saham agar menyikapi permasalahan ini secepatnya. “Saya berharap agar pemerintah daerah melalui gubernur dan kepala daerah Kab/Kota untuk dapat menyikapinya. Karna hal seperti ini belum pernah terjadi di era sebelumnya,” harapnya. ale/aka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *