Jaringan Internet akan “Blank” saat Nyepi di Bali


DENPASAR, JARRAK POS – Setelah jaringan siaran semua stasiun televisi diputus saat perayaan Hari Nyepi di Bali, kini giliran diusulkan seluruh jaringan internet akan “blank” atau tanpa sinyal di seluruh Bali. Semua saluran internet diharapkan diblokir selama satu hari 24 jam. Seperti diungkap Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, Prof I Gusti Ngurah sudah meminta kepada Kementrian Informasi dan Komunikasi (kominfo) untuk memutus layanan internet saat Hari raya Nyepi.

Hal ini tujuannya untuk mengantisipasi agar momen Catur Brata Panyepian tidak tergangu dengan kegiatan bersurfing di dunia maya, termasuk tidak dipakai selfie. Rektor IHDN Denpasar ini juga mengatakan sudah mengantisipasi kebiasaan selfie saat Hari Raya Nyepi Saka 1940, Sabtu (17/3/2018).

Berdasarkan hasil rapat PHDI berkaitan dengan fenomena ini, pihaknya telah melakukan beberapa langkah. Langkah pertama, PHDI telah meminta kepada Kementrian Informasi dan Komunikasi supaya dalam pelaksanaan Nyepi layanan internet untuk daerah Bali dihentikan sementara saat Catur Brata Panyepian berlangsung. “Jadi jika mereka ingin selfie dan mengunggah ke medsos otomatis tidak bisa,” sentilnya.

Sementara itu, untuk langkah kedua sejak pelaksanaan Nyepi sebelumnya, pihaknya telah menghimbau supaya tidak ada lagi warga yang tinggal di Bali selama Nyepi berlangsung berfoto di jalan. Selain itu, bagi mereka yang akan menerima tamu di hotel dihimbau untuk tidak menggunakan televisi atau hiburan lain. “Bahkan film internasional yang mau suting saat Nyepi saya tidak kasih. Biar marah, tetap tidak saya kasih,” tegasnya. day/ama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here