Perlu Kerja Keras Menangkan Mantra-Kerta di “Kandang Sudikerta”


BADUNG, JARRAK POS – Politisi Partai Demokrat yang juga Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Badung I Nyoman Ardana mengakui sebagai kekuatan partai pengusung, terus bergerak di masyarakat memenangkan paket Mantra-Kerta. “Sebagai pendukung dan partai pengusung, di Demokrat pasti kita laksanakan dengan segala situasi yang ada. Memeng di Badung kita bilang berat memang berat,” paparnya ditemui di Kapal, Rabu (7/3/2018). Sebagai partai pengusung, Demokrat turun kemasyarakat untuk mensosialisasikan bahwa hajatan pemilu untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Balinsudah dudepan mata.

Diterangkan adanya dua Paslon yang lolos verifikasi dan akan bertarung dalam Pilgub Bali 2019 sebagai bukti hadirnya putra-putra terbaik hadir sebagai pilihan masyarakat sehingga akan kembali ke masyarakat dalam menentukan pikihan. “Masyarakat akan diarahkan satu jalur atau dua jalur, saya di Demokrat barang tentu ada di dua jalur ini kita harus bekerja dan tetap yakin karena Bali itu bukan Badung saja. Kalau kita berbicara badunh saja ya, pesimis tapi kalu kita bicara lebih luas lagi tentang Bali kita harus optimis, tergantung masing-masing daerah kalau di Badung dengan sangat berat harus diakui,” jelasnya.

Kendati demikian Ardana beserta tim pemenangang KRB di “Kandang Sudikerta” wilayah Kabupaten Badung akan terus bekerja keras turun ke tengah masyarakat, semua dikembalikan kepada masyarakat untuk menentukan dukungan. Sebagai Kader Partai Demokrat bersama Golkar sebagai dua partai pengusung didukung beberapa partai akan tetus melakukan mobilisasi untuk menguatkan dukungan dengan langsung turun di tengah-tengah masyarakat sekaligus memberikan pemahaman untuk memilih Gubernur Bali yang dinilai lebih ideal.

Masyarakat Badung dipastikan sangat mengenal Paket Mantra-Kerta dengan baik, melalui penguatan program yang dikampanyekan Kelebihan paket yang diusung KRB menembatkan sebuah bukti bahwa Rai Mantra terbukti dua periode sebagai Walikota Denpasar dan sukses membangun Kota Dwnpasar sebagai smart city berbasis ekonomi kreatif dan berbagai aspeknpenunjang pembangunan fan oergerakan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat didukung karisma sang Ayah IB Mantra yang kini ada pada sosok Rai Mantra.

Potensi ini menjadi media pencitraan yang kuat karena beliau (Rai Mantra, red) juga dinikai pemimpin besih, cerdas dan santun. Sementara Ketut Sudikerta dengan pengalaman dua kali menjadi Wakil Bupati Badung dan terakhir mengabdi sebagai Wakil Gubernur Bali sebagai modal pengalaman birokrasi yang kuat mengawal pembangunan Bali kedepan. “Wakil Bapak Sudikerta juga begitu pengalaman birokrasi, Wakil Bupati Badung dua kali, terus wakil gubernur sudah barang tentu memiliki kelebihan dari calon yang lain. Kalau memilih Bali maju, mau sejahtera, damai dan juga kental dengan upaya melestarikan budaya, adat dan agama maka kita pilih Mantra-Kerta,” tandasnya.

Melihat kondisi dukungan masyarakat Badung saat ini secara menyeluruh Ardana juga menilai masyarakat dipermukaan kelihatannya banyak mengarahkan dukungan pada satu calon saja. Kondisi ini justru menjadi wahana pendidikan politik yang baik sehingga masayarakat bisa benar-benar memahami program kerja para Paslon. Jangan lantas kondisi dukungan yang terlihat di lapangan serta merta dinilai sebagai dukungan rill dari masyarakat yang akan emmilih. “Lebih banyak saya lihat di media sosial yang dinilai ampuh dan kembali kemasyarakat yang sudah intelek, dan IT (Informasi Teknologi) masuk desa melalui informasi jadi program Mantra-Kerta tidak harus selalu terlihat so force,” tegasnya.

Melakui arahan tim KRB di Provinsi, tim di Badung dibawah komando Nyoman Ardana selakunsiap untuk turun kebawah dan siap menerima perintah. Ditegaskan pula di Kabupaten Badung tidak akan ada masyarakat yang mau diintervensi atau dengan kata lain ditekan. Menurutnya pada jaman demokrasi saat ini masyarakat semakin cerdas terlebih masyarakat tinggal membuka diri dan proses demokrasi berjalan dengan baik. Masyarakat juga diharapkan tidak terlaku fulgar dan heroik karena memang tidak ada indikasi penekanan untuk mengarahkan pilihan.

“Program dan figur dalam dua pasangan calon ini akan menjadi pemahaman kepada masyatakat, tergantung tim masing-masing minimal figur Mantra-Kerta bisa kita jual sementara belum ada cacat yang kelihatan pada kandidat yang kita usung. Seraya menambahkan, “Kita masih hepy-hepy serahkan masyarakat baik baik melalui media sosial atau langsung siapa Rai Mantra dan Pak Sudikerta, jika banyak kita bicara justru nanti kalau banyak bicara jadi salah salah,” tutup DPRD Badung yang sudah duduk 2 kali periode ini. eja/ama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here