Hotel di Bali Dilarang Jual “Paket Nyepi”


DENPASAR, JARRAK POS – Seluruh akomodasi perhotelan di Bali, kembali dilarang menjual “Paket Nyepi” tahun 2018. Pemprov Bali kembali tidak mengajurkan hotel di Bali membuat Paket Nyepi, sehingga jika ada managemen hotel membuat paket itu tidak bisa dibenarkan. “Kami tak ada menganjurkan buat Paket Nyepi, tapi kami menghimbau mereka tidak hura-hura dan menghormati Catur Brata Penyepian,” tegas Kadis Pariwisata Provinsi Bali, AA Gede Yuniartha Putra, SH.MH ditemui di Denpasar, Selasa (13/3/2018).

Kadis Pariwisata Provinsi Bali AA Gede Yuniartha Putra, SH.MH

Karena itulah, pihaknya menghimbau seluruh kawasan hotel di Bali tidak melakukan kegiatan secara bebas. Untuk itu, seluruh kepala lingkungan di wilayah itu diharapkan ikut mengawasi dan membantu untuk mengecek kegiatan hotel di kawasan pariwisata. “Tetap kita larang Paket Nyepi itu. Tapi kalau dia menikmati suasana nyepi tidak masalah. Jadi hanya Paket nyepi dalam artinya kegiatan bersenang-senang di hotel itu tidak boleh,” tegas Yuniartha.

Pihaknya sebenarnya tidak ada melarang tamu asing maupun domestik yang menikmati suasana nyepi di hotel. Asalkan hanya paket untuk menginap selama nyepi tidak akan dipermasalahkan. Karena banyak hotel juga memberikan paket khusus menginap selama Nyepi. “Jadi tolong yang datang ke Bali hormati Catur Brata Penyepian yang ada di Bali. Karena jika ada yang membandel sanksinya dari lingkungan bisa memantau mereka,” imbuhnya.

Selain itu, juga sudah ada Surat Edaran (SE) untuk pelaksanaan Nyepi 2018, yang juga menghimbau dan melarang pihak hotel menggelar kegiatan hura-hura di kawasan hotel selama Catur Brata Penyepian berlangsung. “Surat Edaran juga sudah ada ditandatangani oleh Pak Gubernur. Apalagi saat SImakrama Gubernur juga kita sudah dimintakan untuk membuat Surat Edaran itu, agar pihak hotel tidak melanggar ketentuan yang ada,” tandasnya. aka/ama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here