POLITIK

Bali Siap Pilkada Serentak 2020, Cok Ace: Dilaksanakan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19


Denpasar, JARRAKPOS.com – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menyampaikan, Pilkada serentak yang akan dilaksanakan tanggal 9 Desember 2020 mendatang memiliki arti dan pengalaman yang sangat penting bagi keberlangsungan demokrasi di Indonesia khususnya Bali. Untuk itu diharapkan Pilkada harus tetap berjalan di tengah pandemi Covid-19 untuk memastikan kepemimpinan di tiap daerah tetap ada.

“Mengingat hal ini berpengaruh pada stabilitas politik, pembangunan daerah, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Cok Ace didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali, I Gusti Agung Ngurah Sudarsana pada acara Apel Siaga Dalam Jaringan ‘Bali Siap Pemilihan Serentak 2020’ yang digelar oleh KPU Provinsi Bali secara virtual, yang diikuti dari Ruang Kerja Wagub Bali, Kamis (2/72020).

Wagub Cok Ace meminta agar pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 dilaksanakan sesuai protokol kesehatan Covid-19 diseluruh tahapannya. Wagub berharap koordinasi antara Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan di masing-masing daerah dapat terjaga dengan baik dan tetap di bawah pengawasan Bawaslu. “Pada prinsipnya Pemerintah Provinsi Bali menuju ‘Bali Era Baru’ melalui ‘Nangun Sat Kertih Loka Bali’ mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020. Agar dapat berjalan demokratis dan menjamin aspek kesehatan seluruh masyarakat dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19,” jelasnya.

Selanjutnya Wagub Cok Ace juga berharap persiapan Pilkada Serentak tanggal 9 Desember 2020 dengan menggunakan protokol kesehatan Covid-19 bisa dilakukan dengan baik dari tingkat Desa/Kelurahan hingga Kabupaten/Kota. Semua persiapan Pemilu Serentak Tahun 2020 ditegaskannya harus dilakukan agar pesta demokrasi bisa berjalan lancar.

Pada kesempatan yang dama Ketua KPU-RI, Arif Budiman menyampaikan bahwa Pilkada Serentak Tahun 2020 akan dilaksanakan di 270 daerah seluruh Indonesia. Khusus untuk Provinsi Bali diselenggarakan di enam Kabupaten/Kota, yang sebelumnya dilakukan penundaan karena terganggu oleh penyebaran Covid-19. Ia berharap agar segala persiapkan dulakukan dengan matang, mulai dari sarana prasarana, personel termasuk juga penganggarannya. Ditekankan pula agar petugas yang ada di lapangan bekerja dengan menggunakan Alat pelindung diri (APD). “Jangan sampai penyelenggara pemilu menjadi penyebar virus dan menjadi kluster Covid 19,” ujarnya.

Arif Budiman juga menyanpaikan perlu terus disosialisasikn ke semua pihak dua hal penting dalam pelaksanaan Pilkada yaitu faktor keselamatan dan kesehatan. Disatu sisi dapat melakdanakan tahapan Pemilu di te gah pandemi di satu sisi tetap selamat dan sehat dalam mewujudkan Pemilu yang Luber dan Jurdil dapat terwujud. Apel Siaga Dalam Jaringan juga diikuti Ketua DPRD Provinsi Bali, Pangdam IX Udayana, Ketua Bawaslu RI, Ketua KPU Provinsi Bali, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Anggota KPU dari enam Kabupaten/Kota, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Gugus tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali di enam Kabupaten/Kota. mas/ama/*

Berita Terkait

Close