POLITIK

Suryananda Sumbangkan Gajinya untuk Bantu Pencegahan Covid-19


Badung, JARRAKPOS.com – Sejumlah legislator menyumbangkan gajinya untuk membantu penanganan virus corona (Covid-19) yang kini penyebarannya juga melanda sebagian besar wilayah Provinsi Bali. Tak mau kalah, Anggota DPRD Badung, I Made Suryananda Pramana, SE., diam-diam juga sudah menyumbangkan penghasilannya di parlemen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dari keterangan sejumlah Relawan Suryananda Foundation menyebutkan di Sekretariat Suryananda Foundation di Desa Canggu, Kuta Utara, Badung, juga sudah tersedia armada penyemprotan termasuk bahan disinfektan, handsanitizer, dan masker gratis untuk masyarakat.

1bl-bn#1/4/2020

Saat dikonfirmasi, Suryananda yang kini menjabat sebagai Sekretaris Komisi III DPRD Badung itu agak enggan membeberkan aksi sosialnya ini sampai diungkap sejumlah awak media. Namun, putra tunggal mantan Wakil Bupati Badung, I Made Sudiana, SH.M.Si ini, mengaku berinisiatif menyumbangkan gajinya untuk membantu masyarakat dan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Politisi muda dari PDI Perjuangan ini mengatakan wabah virus corona merupakan persoalan serius yang harus ditangani bersama. “Sebenarnya gaji yang saya sumbangkan mungkin belum sebanding dengan persoalan virus corona yang juga melanda negeri ini. Tetapi dengan kebersamaan kita berharap Covid-19 segera berlalu,” ujarnya saat dihubungi JARRAKPOS.com, Sabtu (4/4/2020).

Baca juga:  Ismaya Gaet Pemilih Milienial Mengudara di Radio, Pendiri FP NKRI Dukung Keris Maju DPD RI

Sumbangkan pendapatan sebagai Anggota DPRD Badung newcomer ini, diharapkan bisa membantu menanggulangi penyebaran virus covid-19 sampai ke tingkat banjar dan desa. Karena selain armada penyemprotan, Suryananda Foundation juga menyerahkan donasi ke rumah sakit dalam bentuk alat bantu dan sumbangan sembako. Pengusaha muda multi bisnis ini juga berharap bisa menginspirasi pejabat dan anggota dewan lain, serta pengusaha atau orang yang berkemampuan untuk bersama-sama menanggulangi mewabahnya Covid-19. Bahkan, pihaknya juga mendesak untuk merumuskan kebijakan pemotongan gaji anggota dewan. Karena menurutnya pemotongan gaji wakil rakyat dinilai bisa digunakan untuk membantu penanggulangan wabah virus corona (Covid-19). “Sebagai wakil rakyat kita juga seharusnya bersedia untuk menerapkan pemotongan gaji bagi para anggotanya bagi penanggulangan Covid-19,” kata Suryananda.

Baca juga:  Pramono Edhie Turun, Bantah Isu Plt Ketua DPD Demokrat Bali
12th-ik#27/3/2020

Seperti diketahui, dari data hingga Jumat (3/4/2020), total ada 1.986 kasus positif Covid-19 atau bertambah 196 kasus di Indonesia dibanding pada Kamis (2/4/2020). Kasus positif Covid-19 tersebar di 32 provinsi termasuk Bali. Total ada 181 orang berkasus positif Covid-19 yang meninggal dunia. Bila membandingkan angka kematian dengan angka positif Covid-19, tingkat kematian (CFR) kasus positif Covid-19 di Indonesia hari ini tercatat 9,11 persen. Total jumlah orang yang sembuh dari penyakit akibat virus SARS-CoV-2 ini ada 134 orang. Sementara itu, kasus virus corona (Covid-19) di Provinsi Bali tercatat sejumlah 27 kasus positif, Jumat (3/4/2020). Hal ini menunjukkan tidak ada penambahan kasus corona dari hari sebelumnya. Sementara ini tidak ada penambahan jumlah pasien positif corona yang dinyatakan meninggal. Sehingga jumlah kasus meninggal di Bali sebanyak 2 orang. Adapun hingga kini terdapat 10 pasien telah dinyatakan sembuh. tim/ama

Berita Terkait

Close