Staf Khusus Presiden Jokowi Terpikat Ukiran dan Bangunan Bali di PKB


Denpasar, JARRAKPOS.com – Pejabat datang ke arena pameran merupakan suatu hal yang lumrah dan biasa dalam mensupport kegiatan masyarakat. Dalam berbagai kesempatan banyak juga pejabat baik daerah maupun pusat hadir untuk melihat secara dekat aktifitas yang ada serta kejelasan manfaat dari suatu acara yang dirasakan oleh masyarakat. “Saya suka dengan kerajinan Bali apalagi yang pakai ukiran itu detail dan penyelesaiaannya sangat halus ada spirit yang tidak bisa diucapkan manakala kita perhatikan secara detail dan cermat setiap poin yang diukir. Saya yakin ini dikerjakan oleh tangan-tangan terampil yang memiliki jiwa dan bakat seni tinggi,” kata Lenis Kogoya, S. Th., M. Hum, staff Khusus Presiden RI dan Kepala Adat Papua saat mengunjungi pameran di Arena Pameran Pesta Kesenian Bali ke-41 di Denpasar.

Lm-3/7/2019

Lebih lanjut dikatakan, sebenarnya ingin menyaksikan secara langsung prosesi pembukaan oleh Bapak Presiden Joko Widodo pada 15 Juni 2019, namun karena ada tugas lain yang sangat penting belum berkesempatan hadir. “Saya kagum dengan kesenian Daerah dalam bingkai keragaman di Nusantara. Kesenian kesenian tersebut berakar dari Adat dan Budaya warisan leluhur, milik Bangsa Perekat NKRI. Makanya setelah saya berkeliling Indonesia dan melihat secara langsung kekayaan Budaya yang berakar pada adat. Saya sangat berkeinginan, agar Bapak Presiden Joko Widodo semakin memperhatikan adat melalui penguatan desa adat dan memberikan atensi lanjutan dengan mengangkat menteri atau pejabat lainnya yang khsusus ditugaskan menguatkan adat sebagai kekayaan bangsa perekat NKRI,” pungkasnya saat ditemui di kawasan Arda Chandra Art Centre Denpasar.

Baca juga : Segera Turun, Staf Khusus Presiden Cek Dokumen Penlok Bandara Bali Utara

“Saya sengaja menawarkan kepada beliau untuk jalan jalan di kota Denpasar setelah berbagai kegiatan yang beliau lakukan dan bersambut ketika beiau menanyakan acara yang dibuka oleh Bapak Presiden beberapa hari lalu karena beliau ingin melihat secara langsung kegiatan yang ada, maka kami hantarkan beiau ke tempat ini (Art Centre-red), “ papar Putu Eka Budiyasa Ketua DJM DPW Bali di saat mendampingi Staff Khusus Presiden RI mengunjungi apesta Kesenian Bali ke Art centre Denpasar. Dalam kunjungan ini sengaja memperkenalkan beberapa stand yang menyediakan kerajinan tangan yang langsung dikerjakan oleh warga di Desa, seperti ukiran pintu Bali, rumah Bali serta endek dan tenun yang sangat memikatnya dan berencana akan segera memesan beberapa pintu dan bangunan Bali untuk dibangunkan di daerahnya, yaitu Papua. “Kepedualian dan perhatian beliau ini semakin meyakinkan kami DJM (baca: Indonesia Bersatu 3 Pilar)se Indonesia untuk mendorong beliau menjadi salah satu pembantu Presiden dlm kabinet yg akan segera disusun,” ujarnya.

3b#Ik-14/6/2019

Indonesia dikatakan butuh Lenis Kogoya yang memiliki pengalaman dan sudah teruji mencari solusi tanpa kekerasan melalui kekuatan adat yang dimulai dari Papua. “Kita tahu Papua yg penduduknya berjiwa keras dan masih ada OPMnya juga. Namun seorang Bapak Lenis Kogoya berhasil meredamnya tanp kekuatan senjata justru melalui pendekatan adat,” ujar Putu Eka Budiyasa menutup percakapan. mas/ama