POLITIK

Jelang Pengumuman Rekomendasi, Kader PDIP Tabanan Kompak Dukung Paket Sanjaya-Edi Wirawan di Pilkada 2020



Siapakah Calon Favorit Pilihan Anda Pada Pilkada Tabanan Tahun 2020?

Tabanan, JARRAKPOS.com – Jelang turunnya rekomendasi bakal calon (Bakal) Bupati dan Wakil Bupati Tabanan periode 2020-2024, berdasarkan informasi dari sumber kuat di DPP PDIP, sudah 90 persen positif akan jatuh ke tangan Komang Gde Sanjaya. Dengan adanya informasi tersebut akhirnya mencuat nama paket yang bergulir paket Sanjaya-Edi Wirawan (I Komang Gede Sanjaya berpasangan dengan I Made Edi Wirawan). Bahkan paket tersebut sangat didukung oleh senior partai, khususnya dari Banteng Tua Tabanan. Termasuk kader PDIP di Tabanan juga ikut bersuara dan mendukung rekomendasi paket tersebut. Salah satunya, Wayan Lara yang juga Ketua Komisi II DPRD Tabanan, menyebutkan dari segi kelayakan, kepantasan dan kepatutan sosok Edi Wirawan sangat cocok di sandingkan dengan Sanjaya.

Baca juga:  Bupati Eka Sampaikam Pengantar Ranperda Perubahan  APBD TA 2020
1bl-bn#30/12/2019

Lara menjelaskan, jika Sanjaya tandem dengan Edi Wirawan dirinya optimis akan sangat mudah lagi memenangkan Pilkada Tabanan. Sebab dilihat dari sepak terjang Edi Wirawan yang memiliki suara terbanyak di Kabupaten Tabanan. Ditambah lagi sosok Edi Wirawan juga dedengkot PDIP Tabanan yang dibuktikan dengan kembali terpilih menjadi Anggota DPRD Kabupaten Tabanan selama 3 periode. “Kalau saya pribadi, mendukung Sanjaya bisa berpasangan dengan Edi Wirawan. Sebab dari sisi perhitungan politik jelas sangat menguntungkan PDIP,” jelas Lara ketika dihubungi via telepon, Senin (6/1/2020) malam, seraya tokoh senior PDIP ini mengaku masih tetap menunggu keputusan final dari partai PDIP.

Baca juga:  Diduga Berbau Politik, Pembagian Sembako GMT Dibatalkan

Baca juga : Banteng Tua Tabanan Kompak Dukung Rekomendasi Paket Jaya-Wira

“Siapapun orangnya nanti yang mendapatkan rekomendasi dari partai kita tetap mendukung penuh,” katanya. Sebab menurutnya semua kader mempunyai peluang yang sama, bahkan bagi yang tidak mendaftar kalau sudah partai yang memutuskan bisa menjadi rekomendasi, tetapi sudah berdasarkan dengan mekanisme partai. “Kalau di partai kan semuanya ada mekanisme dan aturannya, kalau ada isu berkembang orang per orang itu kan bukan dari partai hanya segelintir isu saja. Tapi kalau sudah ada keputusan dari DPP turunnya rekomendasi. Siapapun orangnya pasti akan mendukung penuh,” pungkasnya. tra/ama


Close