DAERAH

Pembagian Lapak Tak Transparan, Pedagang Gelar Aksi Dikantor Bupati


Ponorogo-Jarrakpos.com-Meski Pasar legi sudah diresmikan era Bupati Ipong Muchlissoni, tapi masih menyisakan berbagai persoalan bagi para pedagang. Diantaranya terkait pembagian lapak atau kios yang dinilai tidak transparan.

Puluhan para pedagang Pasar legi akhirnya menggelar aksi unjuk rasa menuntut pengembalian lapaknya dikembalikan dengan mengutamakan pedagang lama, Rabu pagi (7/4). Selain itu menurut pedagang disinyalir Dinas Perdagkum menjual lapak dan kios ke pihak lain dengan dengan nilai ratusan juta rupiah.

Dengan membentangkan poster para pedagang memperjuangkan haknya karena pembagian lapak yang dinilai tidak transparan.

Baca juga:  SAE Lapas Atambua Laksanakan Panen Padi

Dalam keterangannya salah satu pedagang, Eko Wahono menjelaskan jika aksi para pedagang yang menuntut agar lapak dikembalikan seperti semula. “Harusnya diutamakan pedagang yang lama, baru jika ada yang tersisa bisa dijual ke pihak lain sesuai mekanisme yang berlaku,”terangnya.

Setelah berorasi didepan pasar legi, para pedagang melanjutkan aksi didepan kantor Bupati Ponorogo. Bupati Sugiri Sancokopun bersedia menggelar dialog agar para pedagang dapat menyampaikan aspirasinya. Dengan didampingi Sekda dan Kepala Dinas Perdagkum, sebanyak lima pedagang berdialog di kantor Bupati.

Baca juga:  DPUPR Buleleng Anggarkan Rp 625 Juta untuk Perbaiki Jalan di Desa Sekumpul

Sementara itu Bupati Sugiri Sancoko usai menemui dan berdialog dengan para pedagang mengatakan terkait ini belum bisa memberikan keputusan, karena persoalan ini cukup rumit dan ini merupakan dari pemerintahan sebelumnya. “Tapi tak mengapa jadi harus mikul dhuwur mendem njero dan harus diselesaikan dengan jernih, kita sama sama bisa mengalah dengan menempuh jalan tengah,”paparnya

“Dan tentunya kerumitan ini harus diselesaikan dengan duduk bersama untuk mencari mufakat agar semuanya jelas, kami berpihak dan melindungi pada rakyat baik pedagang atau yang lainya.Mari baik Pemerintah Daerah maupun pedagang duduk dan berunding bersama terkait lapak,kios dan zona agar permasalahan ini segera selesai untuk menuju Ponorogo hebat.”pungkas Bupati.(Dedy)


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close