Sumut

Pimpinan LCK Tanjung Balai: “Kok Bisa Ya Sabu Ada Didalam Kamar Napi LP Pulo Simardan”


TANJUNGBALAI-Jarrakpos- Adanya ditemukan nakotika jenis sabu dari dalam kamar warga binaan Lapas (lembaga pemasyarakatan)Klas IIB Pulo Simardan Kota Tanjungbalai menjadi tanda tanya publik. “Koq bisa ya sabu ada didalam kamar napi LP Pulo Simardan,”ujar Husni Pili Panjaitan Pimpinan LCK (lembaga cerdas kota) Tanjungbalai kepada wartawan Rabu (7-4-2021) di Kota setempat.

Dikatakan Husni,berdasarkan dari keterangan Kalapas Klas IIB Pulo Simardan Tanjungbalai Muda Husni didampingi KPLP Monang Saragih, SH kepada para wartawan,dari hasil razia gabungan petugas Lapas dengan pihak Kepolisian Polres Tanjungbalai,Kepala BNNK serta Danramil pad hari Selasa malam (6-4-2021) sekitar pukul 20.00 wib,dari dalam kamar napi binaan Lapas ditemukan narkotika jenis sabu seberat 32 Gram.

Baca juga:  Pasca Ledakan Bom di Gereja Katedral, Juliski Minta Warga Jaga Kondusifitas

“Kalau menilik dari prosedur izin bertamu bagi keluarga para napi,untuk masuk kedalam Lapas Klas IIB Pulo Simardan Tanjungbalaii. Kkeluarga napi yang ingin berkunjung harus melewati proses pemeriksaan badan dan barang bawaan yang berlapis dari petugas Lapas. “Dari mulai pintu masuk depan sudah diperiksa petugas,begitu juga setelah memasuki pintu sebelah dalam.Lapas kembali petugas melakukan pemeriksaan seluruh badan dan barang bawaan. Sehingga berat kemungkinan bisa lolos narkoba kedalam kamar napi,”ucap Husni.

Oleh kerena itu lanjutnya lagi,dalam hal pengamanan yang dilakukan petugas Lapas Pulo Simardan harus lebih ditingkatkan lagi. “Sehingga tudingan tudingan miring yang mengatakan lolosnya narkoba bisa masuk kedalam Lapas, karena adanya kongkalikong antara pihak petugas Lapas dengan Napi tidak akan terdengar lagi. Dalam hal ini dituntut keprofesionalan seluruh petugas Lapas dalam menjaga keamanan,”pungkas Husni.

Baca juga:  Miliki Narkoba, Wanita Ini Diamankan Polres Tanjung Balai

Kalapas Klas IIB Pulo Simardan Tanjungbalai sampai saat ini belum berhasil dikonfirmasi, terkait lemahnya pengawasan dan pengamanan yang dilakukan petugas Lapas sehingga bisa lolos sabu kedalam kamar napi.(Surya)


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close