POLITIK

Usai Kubu Moeldoko Ditolak, AHY Ingin Temui Jokowi


Jakarta, JARRAKPOS.com – Dulu menuding-nuding Presiden Jokowi bermain dalam kekisruhan Partai Demokrat yang melahirkan Partai Demokrat hasil KLB pimpnan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Bahkan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara emosional bersurat kepada Presiden Jokowi.

Namun kini, AHY memuji-muji Jokowi dan pemerintahan Jokowi. Bahkan AHY kini sangat berkeinginan untuk bertemu dengan Presiden Jokowi.

Mengutip dari Malangtimes.com, AHY akan segera menemui Presiden Jokowi usai pemerintah resmi menolak hasil kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang.

Baca juga:  Amankan Presiden Jokowi, Polda Bali Kerahkan 829 Personil

Kabarnya AHY ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada Jokowi. “Kami ingin segera bertemu dengan Presiden Jokowi untuk bersilaturahmi dan terima kasih,” kata AHY seperti dilansir Malangtimes.com.

AHY menilai Jokowi telah menempatkan hukum dalam posisi tertinggi dan menjawab keadilan yang diminta PD sejauh ini. Sebelumnya diketahui, AHY sempat meminta Jokowi untuk menolak mengakui kepengurusan Moeldoko karena dinilai cacat hukum. “Hingga sekarang kami menunggu waktu beliau (Jokowi),” ucap AHY.

Lebih lanjut, AHY membantah pihaknya menuding Istana ada di balik manuver Moeldoko. Ia mengatakan dirinya tak pernah menuding Jokowi atau pemerintah sebagai dalang kisruh dalam tubuh PD.

Baca juga:  Radhan Nur Alam : Masyarakat Bebas Berpendapat Namun Semua Ada Mekanisme dan Ketentuannya.

Seperti diketahui, pemerintahan melalui Kemenkumham resmi menolak hasil KLB Deli Serdang PD yang digelar pada 5 maret 2021 lalu. Penolakan tersebut disampaikan oleh Menkumham Yasonna Laoly pada 31 Maret 2021.

Yasonna menyampaikan terdapat beberapa syarat dokumen yang belum dilengkapi pihak KLB yang memilih Moeldoko sebagai ketua umum. Karena itu, pemerintah harus menolak hasil KLB tersebut. frs/*


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close