POLITIK

Putra Terbaik Sembiran Kembali Terpilih Aklamasi Menjadi Ketua DPD PDIP Bali


Denpasar, JARRAKPOS.com – Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDIP Provinsi Bali di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Sabtu (6/7/2019) sore, kembali menetapkan dan memilih aklamasi Dr.Ir. Wayan Koster, MM sebagai Ketua DPD PDIP Bali untuk masa bakti 2019-2024. Putra terbaik Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng itu sudah dipastikan untuk periode kedua ini terpilih secara aklamasi, setelah sebelum dilaksanakan Konferda dilaksanakan Konfercab 9 DPC PDIP se-Bali. Koster dipastikan terpilih secara aklamasi saat Konfercab 9 DPC PDIP se-Bali sebagai Ketua DPC PDIP Bali, sehingga Ketua DPC yang sebelumnya santer bermanuver akhirnya “terkunci” di salah satu kursi Ketua DPC.

Lm-3/7/2019

Pada kesempatan itu, Koster mengaku terpilih kembali secara aklamasi bersama 9 Ketua DPC PDIP se-Bali merupakan bentuk apresiasi DPP PDIP, karena berhasil membawa kemenangan besar bagi PDIP pada Pemilu 2019. Karena itu, nahkodanya perlu dipertahankan untuk kembali bersama-sama memimpin PDIP di Bali. “Diberikan apresiasi oleh DPP untuk tampil kembali memimpin partai secara bersama-sama baik di tingkat DPD maupun tingkat DPC,” ujar Koster yang juga sebagai Gubernur Bali pertama di Bali yang menjabat saat maju Pilgub Bali menjabat Ketua DPD PDIP Bali.

Baca juga : Tanpa Kehadiran PD dan PK, Rapat DPD Golkar Badung Disebut Janggal dan Lucu

Selain Koster sebagai Ketua, I Gusti Ngurah Jaya Negara juga terpilih sebagai Sekretaris DPD PDIP Bali. Untuk posisi Bendahara dalam formasi KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) dijabat oleh Ni Putu Cynthia Indraningsih, menggantikan Putu Mangku Mertayasa yang diplot menjadi Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga. Ni Putu Cynthia Indraningsih sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bendahara DPD PDIP Bali. Koster bersama Tim Formatur langsung menyusun susunan pengurus DPD PDIP Bali periode 2019-2024. Mereka kemudian langsung dilantik bersama Pengurus DPC PDIP oleh DPP PDIP yang diwakili oleh Ketua DPP Bidang Pemuda dan Olahraga PDIP Sukur Nababan.

12b#Ik-1/4/2019

Sementara itu, susunan Pengurus DPD PDIP untuk lima tahun mendatang sebagian besar adalah wajah lama. Sementara terkait tersingkirnya Putu Mangku Mertayasa dari kursi bendahara, menurut Koster, karena pertimbangan wilayah. Koster dan Mangku Mertayasa sama-sama dari Buleleng. Karena itu jatah bendahara diberikan kepada daerah lain, yakni Ni Putu Cynthia Indraningsih yang berasal dari Badung. Adapun Sekretarisnya I Gusti Ngurah Jaya Negara berasal dari Denpasar. “Saya sama bendahara yang lama (Putu Mertayasa) satu wilayah. Harus ada perimbangan dengan wilayah lainnya. Jadi, Ketua dari Buleleng, Sekretaris dari Denpasar dan Bendahara dari Badung,” tegas mantan Anggota DPR RI tiga periode itu. tim/net/ama

Berita Terkait

Beri Komentar

Close