EKONOMI

Berhadiah Uang Rp2 Milyar, Bank BPD Bali Kembali Gelar Undian Gong Bali Dwipa



Denpasar, JARRAKPOS.com – Program undian Gong Bali Dwipa dengan total hadiah mencapai Rp2 miliar segera diundi pada Jumat, 20 Desember 2019 yang akan diperebutkan oleh 175 pemenang. Pengundian hadiah Gong Bali Dwipa yang ke-27 tahun ini, akan dilaksanakan secara sederhana di Stasiun TVRI Bali. Direktur Bisnis Non Kredit (BNK) Bank BPD Bali, I Nyoman Sumanaya, SE.MM yang didampingi Pelaksana Divisi Dana dan Jasa (DJA) Bank BPD Bali, Putu Ayu Shintia Adnyasuari, S.kom.MM menjelaskan pemilik rekening yang diundi hanya nasabah yang aktif dari bulan Desember 2018 hingga November 2019. Dimana undian tersebut memperebutkan hadiah utama berupa uang hingga Rp500 juta. Sementara itu, 10 hadiah lainnya yang akan diundi, yaitu hadiah pertama dengan total hadiah Rp300 juta untuk 3 pemenang masing-masing mendapatkan uang Rp100 juta. Hadiah kedua dengan total hadiah Rp250 juta untuk 5 pemenang masing-masing mendapatkan uang Rp50 juta.

Baca juga:  Kurangi Resiko Kerugian Petani, Distan Pangan Provinsi Bali Intensifkan Asuransi Usaha Tani
1bn-ik#2/12/2019

Selanjutnya hadiah ketiga dengan total hadiah mencapai Rp 350 juta diberikan untuk 14 pemenang masing-masing Rp25 juta. Sedangkan hadiah keempat dengan total hadiah Rp 210 juta diberikan kepada 14 pemenang masing-masing mendapatkan Rp15 juta. Selain itu, hadiah kelima diberikan kepada 14 pemenang masing-masing mendapatkan Rp10 juta dengan total hadiah Rp140 juta, hadiah keenam diberikan kepada 14 pemenang masing-masing Rp5 juta dengan total hadiah mencapai Rp70 juta. Hadiah ketujuh diberikan kepada 28 pemenang masing-masing mendapatkan Rp2,5 juta dengan total hadiah Rp70 juta, hadiah kedelapan juga diberikan kepada 28 pemenang dengan masing-masing mendapatkan Rp2 juta dengan total hadiah Rp56 juta. Sedangkan pada hadiah kesembilan diberikan kepada 54 pemenang yang masing-masing mendapatkan uang Rp1 juta dengan total hadiah Rp54 juta. “Undian gratis berhadiah Gong Bali Dwipa ke-27 kali ini, memperebutkan hadiah utama Rp500 juta. Kalau tahun lalu hanya Rp300 juta,” jelasnya di Denpasar, Sabtu (07/12/2019).

Baca juga:  Geliatkan Pariwisata, Bank BPD Bali Luncurkan Transaksi Berbasis QRIS di Taman Kuliner Yeh Malet

Baca juga : Bank BPD Bali Segera Lebarkan Sayap di Lampung

Sumanaya menambahkan, terkait kriteria pengundian hadiah, seluruh rekening yang akan diundi hanya rekening milik pribadi saja. Sementara untuk rekening milik pemerintah maupun rekening program tidak akan diikutsertakan. Pasalnya, dana uang yang disimpan dalam rekening bukan milik pribadi. “Jadi nantinya yang bisa ikut undian Gong Bali Dwipa, adalah semua jenis tabungan seperti Sibapa, Simpeda, Tabunganku, Giro yang penting tabungan tersebut milik pribadi, bukan rekening pemerintah maupun progam serta deposito,” ujarnya. Lanjutnya Sumanaya, undian Gong Bali Dwipa kali ini lebih menarik dibandingkan dengan tahun lalu. Hal ini karena jumlah hadiah tahun 2018 lebih sedikit dan hanya sampai empat hadiah saja. Sementara itu, hadiah utamanya hanya sebesar Rp300 juta disamping jumlah pemenangnya hanya 87 nasabah.

Baca juga:  Imbas Covid-19, Harga Emas Dekati Sejuta
1bl-bn#7/12/2019

“Undian sekarang sangat meriah, dibandingkan undian tahun lalu. Untuk yang jadi peserta undian pemilik rekening dengan saldo minimal Rp100 ribu. Artinya nasabah mendapatkan satu nomor undian setiap nominal Rp100 ribu. Kesempatan nasabah memiliki nomor undian tergantung dari jumlah rekening tabungan yang dimiliki. Semakin banyak menabung kesempatan menangnya lebih banyak. Jadi banyak-banyak menabung dari sekarang,” himbaunya. Ia melanjutkan melalui program undian-undian yang digelar Bank BPD Bali, imbasnya telah terjadi peningkatan jumlah nasabah selama ini. Ditambah lagi, Bank BPD Bali juga meningkatkan teknologinya ini dibuktikan dengan adanya ATM serta mobile banking termasuk QRIS (pembayaran melalui aplikasi uang elektronik QR). “Jadi dengan adanya undian dan kemajuan teknologi, para nasabahnya semakin mengendapkan tabungannya. Kalau dulu sebelum adanya elektronik banking, nasabah memindahkan tabungannya dulu baru bertransaksi,” ungkap Sumanya. tra/ama


Close