PARIWISATA DAN HIBURANRagam

Ditengah Pandemi Gases Lahirkan Film Kapandung

Denpasar, JARRAKPOS.com – Meskipun pandemi tidak menyurutkan langkah Gases (Gabungan Anak Seniman Sesetan) untuk berkarya di dunia perfilman, bahkan di era pandemi Gases bisa melahirkan karya film kedua yang berjudul Kapandung. Dimana garapan film Kapandung yang isinya dimainkan oleh para seniman lokal Bali sebagai salah satu inovasi dalam menjaga pelestarian budaya untuk tetap eksis di era digital.

Executive Produser Film Kapandung, Dr. Komang Indra Wirawan, S.Sn.,M.Fil.H., menjelaskan, dalam karya kedua film yaitu Kapandung disana dalam penerapannya bukan hanya sekedar kuantitas tetapi kualitas filmya sengat detail diperhatikan. Sehingga kedepan nantinya film Kapundung bisa memasuki film layar lebar yang ditanyangkan di bioskop internasional.

Baca juga:  Himpunan Perupa Payangan Inginkan Ruang Pameran Tetap

“Goal Kapandung nantinya bisa mensejahterakan seluruh para seniman yang terlibat dalam pembuatan film ini,” ujarnya usai membuka trailer perdana film Kapandung di Mini Theater Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar Minggu sore (11/4/2021).

Lanjutnya Indra Wirawan yang juga menjadi Ketua Gases menjelaskan, dalam film Kapandung sendiri mempunyai makna dua sisi yaitu sekala dan niskala, yang menggambarkan keyakinan masyarakat Hindu Bali yang hilang kepercayaan ketika pratima yang disucikan dicuri. Selain itu juga Kapandung sendiri menceritakan salah satu tokoh asal Kedampal kehilangan sanak keluarganya. Bahkan dalam pembiayaan film Kapandung sendiri diakuinya sangat low baquet yang hanya menghabiskan Rp165 juta, dan film Kapandung dalam penggarapannya menghabiskan waktu hanya tiga setengah bulan saja.

Baca juga:  Mengenal Sosok Sujonggo dalam Awal kepemimpinanya di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat.

“Isi film Kapandung, adalah untuk menjaga seni dan budaya Bali untuk tetap eksis disegala zaman,” jelasnya.

Walikota Denpasar, I.GN Jaya Negara yang turut menghadiri pemutaran trailer perdana film Kapandung A Stolen Life karya Gases Films sangat diapreasiasi. Pasalnya, film tersebut merupakan edukasi pelestarian budaya dan memperkenalkan budaya tradisi Bali

“Saya sangat mengapresiasi sekali hasil film garapan Gases, yang sangat sejalan dengan visi kita menjadikan Denpasar Kota yang berbasis budaya,” ucapnya. tra/JP

Tinggalkan Balasan

Back to top button