HUKUM DAN KRIMINALNASIONAL

Politisi Gerindra, Predator Seksual Harus Ditembak Mati

Anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Habiburokhman, Kamis (13/1)

JAKARTA Jarrakpos.com – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra Habiburokhman mendukung Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat yang menuntut terdakwa Herry Wirawan hukuman mati. Bahkan, kata Habiburokhman, predator seksual terhadap anak lebih pantas mendapat hukuman tembak kepala.

“Kalau kasus Herry Wirawan saya secara umum menolak hukuman mati, tapi untuk predator seksual apalagi terhadap anak ya saya setuju orangnya ditembak kepalanya, itu penjahat predator seperti memang harus hukuman mati,” kata Habiburokhman, Kamis (13/1/2022) di Senayan Jakarta.

Baca juga:  Jadwal Pemilu 2024, DPR Masih Tunggu Hasil Tes KPU

Baca juga : I Dewa Gede Wirajana, SH. MH Resmi Dilantik Menjadi Aspidum Kejati Jabar

Politisi dari Partai Gerindra itu menilai, pernyataan Beka Ulung itu bisa melukai hati para keluarga korban, karena tidak berempati. Habiburokhman mengatakan, bahwa ada momen tertentu untuk tidak sepakat dengan hukuman mati.

“Sudahlah kalau dia tidak sepakat hukuman mati kan ada momennya menyampaikan, kayak kemarin ketika bahas KUHP sampaikan, dalam penjelasan RUU KUHP sudah jelas pelaksanaan hukuman mati masih dimungkinkan dalam kondisi tertentu,” ucap Habiburokman.

Baca juga:  Dalam Pledoi Robin Mengakui Memeras dan Menipu Walikota Cimahi Non Aktif Ajay M Priatna

“Jadi tolong dijaga perasaan para korban dan masyarakat yang rasa keadilannya terkoyak-koyak,” pungkasnya.

Baca juga : Kejatisu Didesak Usut Dana Hibah KONI Sumut

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Asep N. Mulyana membacakan tuntutan terhadap terdakwa Herry Wirawan dalam sidang tertutup di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/1/2022) kemarin. Seusai persidangan, Asep mengatakan menuntut hukuman mati dan hukuman kebiri kimia pada Herry. (Jum/Eko)

Tinggalkan Balasan

Back to top button