BeritaDAERAHEKONOMIHUKUM DAN KRIMINALInovasi PembinaanPOLITIK

Kampung Bogeman dan Nambangan Yang Tawuran Berakhir Damai

KOTA MAGELANG,- Dibalik peristiwa pembacokan pada malam Hari Raya Idul Fitri kemarin, manyisakan cerita lain. Yakni berujung tawuran atau bentrok antara Kampung Bogeman Kelurahan Panjang dan Kampung Nambangan Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, pada Sabtu (7/05/2022) malam.

Diketahui, pemicu tawuran kedua kampung tersebut adalah warga Kampung Bogeman menjadi korban penganiayaan (pembacokan) pada malam Hari Raya Idul Fitri yang lalu. Dan hal itulah yang menjadi kesalahpahaman.

Dok.jarrakpos/fri

Namun, untuk mengantisipasi keributan lebih meluas, Polres Magelang Kota melakukan kerja cepat, yakni mempertemukan kedua belah pihak agar berdamai.

Baca juga:  Serah Terima Jabatan dan Tradisi Warga Akmil

Dengan disaksikan langsung Kapolres Magelang Kota, AKBP Yolanda Evalyn Sebayang, S.IK., M.M, kedua belah pihak sepakat berdamai dan menyerahkan senjata tajam (sajam) yang digunakan pada saat bentrokan terjadi.

“Jumlah senjata tajam yang diserahkan sebanyak 30 jenis, dari Kampung Bogeman sebanyak 16 jenis dan dari Kampung Nambangan sebanyak 14 jenis. Diantaranya ada pedang, celurit, kujang, bendo, sabit, pipa besi, dan balok kayu,” ujar Kapolres Magelang Kota di lokasi penyerahan senjata tajam, depan halaman Masjid Baitunnur Jl. Abimanyu Kampung Ngentak Kwayuhan Kelurahan Gelangan, Jumat (13/05) setelah Sholat Jumat.

Baca juga:  357 Personel Polres Magelang Kota di Swab Antigen
Dok.jarrakpos/fri

Dilanjutkan Kapolres, setelah kedua belah pihak menyerahkan senjata tajam yang digunakan pada bentrokan tersebut, kemudian dilanjutkan dengan perjanjian damai antara kedua kampung yang diwakili oleh Ketua RW Bogeman dan Ketua RW Nambangan, yang disaksikan langsung oleh Sekda Kota Magelang, Kepolisian dan tokoh-tokoh dari kedua kampung tersebut.


Banner Iklan Sariksa

“Tujuan dari deklarasi damai ini adalah mencegah tawuran / bentrokan terulang kembali. Jadi, kami Polres Magelang Kota mengajak kerjasama antara Kampung Bogeman dan Nambangan tidak ada keributan lagi. Kita tidak kembali lagi masalah ke belakang, namun ke depannya tidak boleh ada tawuran lagi,” jelas Kapolres.

Baca juga:  Kakanwil Kemenkumham Sumut : Lapas/Rutan di Sumut Over Kapasitas 154 Persen, Penghuni 35.245 Orang, 73, 3 Persen Kasus Narkotika
Dok.jarrakpos/fri

Pelaku pembacokan warga Kampung Bogeman sampai saat ini belum tertangkap. Kepolisian berjanji akan cepat melakukan penangkapan dan melakukan proses hukum yang berlaku. (Fri)

Editor : Feri

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button