KPU Tabanan Gelar Rakor Pemutakhiran Daftar Pemilih

Ket foto : Rakor yang digelar di Aula Dewi Sinta, Tanah Lot, Kediri, Tabanan tersebut dihadiri oleh kelima komisioner KPU Tabanan.


Tabanan, JARRAKPOS.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhiran Daftar Pemilih Hasil Perbaikan Akhir, Pemilihan Umum tahun 2019 pada Senin (13/8/2018). Rakor yang digelar di Aula Dewi Sinta, Tanah Lot, Kediri, Tabanan tersebut dihadiri oleh kelima komisioner KPU Tabanan. Selain itu, hadir pula PPK se-Tabanan.

Ketua KPU Tabanan, Luh Darayoni mengatakan, setelah ini berakhir akan menuju Daftar Pemilihan Tetap (DPT). “Jadi setelah DPT ditetapkan akan kita umumkan lagi dan meminta masukan dari masyarakat, misalnya ada yang belum terdaftar atau mau pindah, silahkan lapor ke PPS. Itu akan ada perbaikan DPT setelah ditetapkan,” jelasnya.

Sementara Divisi Data KPU Tabanan, Wayan Sutama menambahkan, pihaknya selalu mengkoordinasikan dengan baik terkait permasalahan yang ditemui di bawah. Segala permasalahan telah direkap dan di laporkan ke KPU Provinsi agar ditindaklajuti ke KPU RI. “Permasalahan yang ada di bawah selalu kita koordinasikan dengan baik dan hasilnya kita rekap untuk dilaporkan ke KPU Provinsi,” sebutnya.

Sutama juga menyampaikan, DPT pada Pilgub 2018 lalu sebanyak 358.124 pemilih. Hingga saat ini bertambah sebanyak 4.000 pemilih atau 0,99 persen. Sehingga totalnya menjadi 362.158 pemilih.  “Dari jumlah tersebut, hanya sembilan pemilih yang belum mempunyai Nomor Induk Keluarga (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (NKK),” terangnya.

Sementara terakait pemilih ganda, Sutama menyebutkan bahwa di Kabupaten Tabanan tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan Kabupaten/kota di Bali. Jumlahnya hanya 300 pemilih atau 150 ganda. “Pemilih ganda di Tabanan terkecil di Bali. Kendatipun demikian, itu tetap menjadi perhatian kita,” tambahnya.

Sutama juga mengatakan tingkat partisipasi pemilih di Tabanan prosentasenya paling tinggi di Bali. Terbukti saat Pilgub Bali 2018 kemarin, partisipasi pemilih di Tabanan sebesar 82,26 persen. rah/ama