NASIONAL

SEKJEN Dan IRJEN Berikan Arahan Dan Penguatan Kepada Seluruh Jajaran Pimpinan Tinggi Pratama KEMENKUMHAM

BANDUNG.Jarrakpos.com. Kepala Kantor Wilayah Sudjonggo bersama jajaran Pimpinan Tinggi Pratama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Heriyanto, Kepala Divisi Pemasyarakatan Taufiqurrakhman, Kepala Divisi Keimigrasian Heru Tjondro dan Plt. Kepala Divisi Administrasi Eva Gantini mengikuti arahan Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM R.I Andap Budhi Revianto dan Inspektur Jenderal Razilu. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Biro dan Kapusdatin, seluruh Sekretaris Unit Utama, Seluruh Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Divisi di 33 Provinsi.

Dalam arahannya Andap menyampaikan ucapan terimakasih, Apresiasi atas Kinerja dan Prestasi kerja yang telah diraih. Kepada seluruh Pimpinan Tinggi Pratama di Pusat dan Daerah, Andap mengajak : 1. Menjawab Amanah, Tugas dan Kepercayaan Pimpinan dengan Baik dan Benar, 2. Penanganan Covid-19 dilakukan dengan serius dengan memperhatikan Protokol Kesehatan serta mempersiapkan diri dari Pandemi menuju Endemi dengan memperhatikan Supresi, Stabilisasi dan Normalisasi Aktivitas Ekonomi, 3. Capaian Kinerja sesuai dengan Tugas dan Fungsi serta Tugas Mandatori, 4. Lakukan Evaluasi Tugas, 5. Lakukan Rencana Tindak Lanjut, 6. Sikapi Perkembangan Lingkungan Strategis dengan berpikir out of the box, lahirkan terobosan yang baru dan kreatif yang diimplementasikan di lapangan.

Baca juga:  "Putra Melayu Istana Kerajaan Indrapura Tengku Doddy Iskandar : " Save Jaksa Agung Profesor DR Burhanuddin SH, MH Sang The King Of Corrupt Hunter "

 

“Mari kita memahami dan memiliki rasa tanggung jawab dan menjaga nama baik Kementerian Hukum dan HAM, Tuntaskan amanah pimpinan dengan baik, jadikan komitmen kita sebagai dasar kita bekerja dengan baik. Vaksinasi yang sudah dilaksanakan kini mencapai 70 % untuk mencapai Herd Immunity sudah dilaksanakan, saya berpesan jangan lengah pada protokol kesehatan. Mari kita bekerja lebih produktif dan menjaga amanah yang tuhan berikan”. tutup Andap.

Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI Razilu bersama seluruh Inspektur Wilayah semua menyampaikan segala pemberitaan yang beredar di masyarakat harus dijadikan sebagai pemantik atau pembenahan untuk bisa berbuat lebih baik terutama dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Razilu lebih jauh menyampaikan capaian kinerja mulai dari UPT terkecil sampai dengan Unit Eselon I. Indeks RB Kemenkumham terus mengalami peningkatan dari tahun 2015 (70,03) – 2020 (80,01) ini menunjukan adanya perbaikan dalam tata kelola Kementerian Hukum dan HAM. Nilai SAKIP 2018 (74,54) – 2021 (80,17) ini menunjukan adanya perbaikan manajemen kinerja mulai dari perencanaan, pengukuran kinerja, pelaksanaan hingga evaluasi. Pembangunan ZI menuju WBK/WBBM tahun 2021 telah mengusulkan 477 Satuan Kerja untuk dinilai oleh Kemenpan R/B. Penurunan Hukuman Disiplin 2020-2021 mencapai 59,4 %. IPK 2020 dengan angka 3,78 dengan rata-rata K/L 3,57 berarti Kemenkumham bernilai baik karena berada di atas rata-rata K/L.

Baca juga:  BPI KPNPA RI Minta Presiden Jokowi Libatkan dan Tunjuk Menkopolhukam Sebagai Kordinator Pengungkapan TPPU

 

Razilu lebih lanjut meminta kepada seluruh Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Divisi untuk melakukan pemantauan yang lebih efektif kepada Satuan Kerja untuk menekan angka pelanggaran yang terjadi. Kedepan semoga kita akan menjadi Insan Pengayoman yang berintegritas. Selain itu, Razilu meminta adanya pengawasan internal di setiap Satuan Kerja, Lahirkan inovasi pelayanan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Lakukan manajemen media terbaik, tetap waspadai yang perlu dilakukan. Junjung tinggi keagungan Organisasi, Keagungan Individu, Keagungan Pemimpin dan Keagungan Kinerja. seperti yang disampaikan Menkumham R.I :

Baca juga:  Mengenal Lebih Dekat, Dr. H. Sobandi, S.H., M.H, Hakim Terpilih Yang Menjadi Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung RI

“Menjadi Pemimpin itu berbeda, dengan Boss. Jadilah Pemimpin yang handal mampu beradaptasi dan mengatasi berbagai bentuk hambatan serta tantangan. Pengetahuan Formal saja tidak cukup, tetap dibutuhkan Pengetahuan Informal dan Kekuatan Mental Spiritual. untuk menghasilkan kerja yang prima”. Yasonna. H. Laoly.

“Kita harus memiliki 3 sifat dalam hidup : Sederhana, Cinta dan Malu. Memiliki sifat terpuji Sederhana, Cinta dan Malu, sebab kehampaan tiga sifat ini hanya akan membuat kita menjadi benalu, parasit dan virus dalam organisasi”. tutup Razilu.

 

 

 

Sumber : Kemenkumham Jabar
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button