DAERAH

Kapoldasu Segera Tuntaskan Keributan di Balige

Medan – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan akan menuntaskan kasus keributan yang terjadi di Rumah Sakit (RS) Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Balige, Sumut.

“Dalam kasus itu dua orang sudah ditangkap yakni Taren Sing dan Jasprit Sing,” ujar Panca ketika memberikan keterangan mengenai keributan di RS HKBP Balige, di Mapolda Sumut, Rabu (13/10).

Panca menyebutkan, peristiwa itu berawal ketika Taren Sing dan Jasprit Sing menjeguk keponakannya bernama Sanjay di RS HKBP Balige karena mengalami kecelakaan lalu lintas pada Minggu (10/10).

Baca juga:  Peringati HUT TNI Ke - 76, Akmil Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan

“Mereka meminta pihak rumah sakit yaitu dokter untuk segera dilakukan pengananan dan oleh tim dokter telah dilakukan penanganan berupa pembersihan terhadap luka pasien dan sudah dijahit,” ujarnya.

Pihak rumah sakit kemudian meminta KTP dan surat vaksin sebagai syarat administrasi agar pasien dapat ditangani lebih lanjut. Namun kedua pemuda itu tetap mendesak agar dilakukan pengobatan terhadap keponakannya tersebut.

“Tiba-tiba kedua pemuda itu melakukan pengerusakan di meja resepsionis RS HKBP Balige. Kemudian terjadi aksi saling pukul saat petugas satpam mencoba mengamankan pelaku,” katanya.

Baca juga:  Edarkan Sabu, Satpam Di Asahan Ditangkap

Kapolda mengatakan, saat ini kedua pelaku tengah mendapat perawatan di RS Colombia, sedangkan Sanjay yang sebelumnya dirawat di RS HKBP Balige telah dibawa keluarga dan dirawat di RS Mitra Sejati.

Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut bersama Polres Toba akan menuntaskan kasus keributan di RS HKBP Balige.

“Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan keterangan dari kedua pelaku yang tengah menjalani perawatan di RS Columbia,” katanya.

Sementara itu, Winda mewakili keluarga kedua pelaku menyampaikan permohonan maaf atas keributan yang terjadi di RS HKBP Balige. “Kami keluarga menyerahkan semua penanganan kasusnya kepada pihak kepolisian,” katanya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button