EKONOMI

UI Apresiasi Bank BPD Bali Dukung Pariwisata Bali Berkelanjutan


Denpasar, JARRAKPOS.com – Serangkaian kegiatan Global Network Week, mahasiswa magister dari Fakuktas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) kunjungi Bank BPD Bali, Rabu (16/10/2019). Kedatangan puluhan mahasiswa ini untuk mengetahui secara dekat peran strategis Bank BPD Bali untuk mempercepat pertumbuhan perekonomian daerah. Secara khusus mengenai program kerja terkait upaua dan pendekatan pendanaan untuk sektor pariwisata, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta pengusaha. Rombongan yang dipimpin Sekretrais Program Studi Magister Manajemen UI, Yeshika Alversia, M.Sc., disambut Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudarma, SH.MH bersama jajaran direksi dan komisaris Bank BPD Bali.

Bn-10/9/2019

Nyoman Sudarma menyambut baik kehadiran puluhan mahasiswa S2 UI, dengan memberikan penjelasan mengenai perhatian Bank BPD Bali yang juga secara fokus diberikan pada upaya pembangunan pariwisata Bali yang berkelanjutan. Sebagai bagian dari upaya inklusi keuangan bagi kalangan mahasiswa, dijelaskan Bank BPD melakukan upaya yang selaras dengan Peraturan OJK Nomer 51 tahun 2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik (Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan). Dimana ada 12 pokok hal yang harus dilakukan perbankan untuk membantu keuangan berkelanjutan. Melalui tiga konsep mengacu pada 3P yakni Planet, people dan profit. “Konsep itu sama dengn konsep Tri Hita Karana karena kita ketahui bahwa di Bali sebagaimana programnya pak gubernur kan selaras denga visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Kalau ingin pariwisata Bali terjaga maka budaya harus diperkuat,” jelasnya.

Baca juga : Percepat Layanan Sertifikat Hak tanggungan, Bank BPD Bali Daftarkan HT-el ke BPN

Tidak saja membantu UMKM di desa wisata dari sisi pembiayaan Bank BPD Bali juga ditegaskan ikut mendukung program pemerintah melalui elektronifikasi layanan diberbagai sektor termasuk pungutan atau retribusi di objek pariwisata hingga pemungutan pajak hotel dan restaurant (PHR). Hal ini juga dijelaskan untuk mengoptimalkan tata pengelolaan keuangan pemerintah daerah sesuai prinsip akuntabilitas dalam sistem pembayaran. Nyoman Sudarma juga memaparkan perkembangan pembiayaan UMKM hingga bulan September 2019 mencapai Rp6,9 triliun serta perkembangan sektor prioritas pariwisata yang kini hampir menyentuh diangka Rp1 triliun. Dihadapan mahasisswa ia juga memaparkan berbagai contoh pembiayaan yang diberikan pada sektor pariwisata, pembiayaan pendukung pariwisata serta pembiayaan untuk usaha di kawasan pariwisata. Pemaparan juga dijelaskan melalui upaya pendekatan yang dilakukan untuk mengoptimalkan kredit UMKM khusus sektor pariwisata hingga layanan terkait lainnya yang juga didujung kegiatan TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan).

1Th/Ik-5/9/2019

Sekretrais Program Studi Magister Manajemen UI, Yeshika Alversia, M.Sc., usai acara menyampaikan kunjungannya ke Bank BPD Bali sangat tepat untuk menggali informasi terkait peran perbankam dalam mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan. Disadari membangun pariwisata seauai yang diharapkan diperlukan dukungan kuat dari sisi financing (pembiayaan). Ia mengapresiasi Bank BPD Bali bisa menjadi salah satu bank di daerah yang sangat fokus pada pengembangan UMKM dalam hal mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan. “Kenapa kita ingin berkunjung ke Bank BPD Bali, karena kita ingin mendengarkan langsung bagaimana peran dari perbankan di sini dalam mensukseskan industri pariwisata. Karena Bali sudah tidak diragukan lagi dalam hal pariwisata Indonesia,” jelasnya lanjut mengatakan 50 mahasiswa termasuk dari luar negeri bergabung dalam kegiatan tersebut.

Baca juga : Bank BPD Bali dengan Perbarindo dan BPR Jalin Kerjasama APEX BPR

“Jadi ini adalah acara yang diselenggarakan oleh UI dalam rangka partisipasi kita dalam GNAM (Global network for advanced management). Ini kegiatan Global Network Week yang dilaksanakan seminggu, topiknya adalah sustainable development of tourism yang mana pesertanya bukan hanya mahasiswa UI tapi juga mahasiswa dari berbagai negara yang mana mereka tertarik dengan topik tersebut bagaimana Indonesia berhasil mengembangkan industri pariwisatanya,” tandas Yeshika Alversia. eja/ama

Berita Terkait

Close