DAERAHOLAHRAGA

Pesan Hendi ke Atlet PON XX : “Bawa Pulang Medali”, Jangan Virus

SEMARANG-jarrakpos.com | Jumat (17/9) pagi, bertempat di Joglo Sun Star Motor, Jalan MT Haryono Semarang, Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi melepas kontingen atlet Tarung Drajat Provinsi Jawa Tengah yang akan berlaga pada PON ke-20 di Papua. Pada PON kali ini, kontingen Jawa Tengah mengirimkan 11 atlet dan 6 pelatih Tarung Drajat.

Saat melepas atlet Tarung Drajat, Hendi, panggilan akrab Wali kota menceritakan pengalamannya saat ikut terlibat dalam event PON pada waktu silam. Hendi menuturkan ketika dirinya menjadi manajer tim Tarung Drajat, di mana atlet-atlet terbaik berkumpul maka kesiapan mental atlet sangat penting. “Karena semua pengin menang jadi setiap atlet harus benar-benar bisa memanage mentalnya,” tutur Hendi.

Baca juga:  Rumah Tidak Layak Huni Miharjo Segera Rampung

Menurut pengalaman saat dirinya menjadi manajer tim tarung drajat pada waktu itu, salah satu atlet yang menjadi andalan dari timnya terpaksa tidak mendapatkan hasil yang maksimal karena faktor mental yang kemudian berpengaruh pada fisiknya.“Ini andalan Jateng, peraih emas. Ketika besoknya akan bermain, malamnya tidak bisa tidur, tidak bisa istirahat. Entah itu gugup atau karena faktor tempat pertandingannya, akhirnya secara fisik kalah. Itu pernah terjadi,” urai Hendi.

Belajar dari pengalaman tersebut, Hendi berpesan agar para atlet berjuang maksimal dan tanpa beban. Fokus meraih tujuan dan prestasi terbaik. “Maka pelajaran ini saya ceritakan supaya teman-teman loss saja, pokoknya berjuang untuk Jateng, Kota Semarang, untuk merah putih dalam event PON. Jadi Bismillah, mohon doa restu dari orang tua, kita semua ikut mendoakan, panjenengan keluarkan ilmu, skill fisik terbaik,” pesan Hendi.

Baca juga:  Korps Raport Kenaikan Pangkat Perwira Akmil

PON ke XX akan berlangsung pada tanggal 2-15 Oktober 2021 di Papua. Stadion Lukas Enembe menjadi lokasi utama penyelenggaraan edisi ini, baik upacara pembukaan maupun penutupan. Ajang ini semula akan diadakan pada tahun 2020, tetapi ditunda ke tahun 2021 sehubungan dengan adanya pandemi COVID-19.

Terakhir, Hendi berpesan kepada seluruh atlet perwakilan dari Kota Semarang yang dikirim pada ajang PON XX untuk berjuang maksimal dan tetap menjaga protokol kesehatan selama berlaga di Papua. “Untuk atlet-atlet PON khususnya dari Kota Semarang saya berharap panjenengan bisa mengeluarkan kemampuan sebaik mungkin, pokoknya loss stroom, karena ini adalah event tertinggi di tingkat nasional, kesempatan untuk membuktikan diri dan membawa nama harum Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang. Pas kumpul tetap menjaga protokol kesehatan, agar pulangnya bawa medali dan jangan membawa pulang virus,” pungkasnya.

Baca juga:  Insan Pers Minta Bantuan Kabereskim Tak Disalahgunakan

Penulis : Arya/Aling
Editor : Tude

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button