DPR RIPOLITIK

Senayan Jadi Tempat Parkir Berjajar Mobil Mewah Milik Anggota DPR

Pengamat Politik dari Universitas Al - Azhar, Ujang Komarudin, Rabu (19/1)

JAKARTA Jarrakpos.com – Pengamat Politik Politik dari Universitas Al – Azhar, Ujang Komarudin menyoroti lima (5) mobil yang menggunakan plat nomor polisi 4196-07 sama diduga milik Anggota Komisi III Arteria Dahlan parkir di Gedung DPR RI. Menurut Ujang, Arteria Dahlan tentu harus mengklarifikasi soal kecurigaan seandainya mobil tersebut miliknya kepada rakyat.

“Ini sangat aneh, masa iya ada lima mobil bernomor polisi sama dan berstiker Arteria Dahlan. Arteria termasuk DPR harus menjelaskan terkait kepemilikan lima mobil tersebut yang terarkir di DPR.”kata Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin melalui pesan WhatsAapnya, Rabu (19/1) di Jakarta.

Baca juga : Ketua DPR Berharap Pasar Legi Solo Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Lanjut Ujang, seandainya kepemilikan kelima plat nomor mobil tersebut melanggar aturan, tentu Arteria Dahlan harus ditindak tegas. Kata Ujang, kalau penegak hukum tak berani menindak, itu artinya hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

“Penegak hukum harus berani menindaknya jika demikian agar rakyat juga tak ditipu-tipu dan dibodohi terus. Sehingga mereka tak terbiasa melanggar hukum dan aturan.”ujar Ujang.

Berikut detail plat bernomor mobil sama yang terparkir di DPR RI

Baca juga:  Kunjungi Pos Pelayanan di Candi Borobudur, Asisten SDM Kapolri Berikan Pesan Moral

Banner Iklan Sariksa

1 – Toyota Vellfire hitam berstiker arteriadahlanlawyers.co.id
2 – Mitshubishi Grandis hitam berstiker arteriadahlanlawyers.co.id
3 – Toyota Fortuner putih berstiker arteriadahlanlawyers.co.id
4 – Nissan Grand Livina Merah berstiker arteriadahlanlawyers.co.id
5 – Toyota Innova Silver tanpa stiker

Sementara itu, Anggota DPR RI, Arteria Dahlan saat dimintai tanggapan mengenai lima mobil berplat sama yang terparkir di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan Jakarta, Rabu (19/1) belum memberikan tanggapnya, walaupun pesan WhatsAap tersebut sudah dibaca dengan tanda centang dua.

Di sisi lain, nama anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan menjadi viral di media sosial akibat pernyataanya yang kontroversial menjadi persoalan. Hal tersebut, Arteria katakan saat rapat kerja Komisi III DPR dengan Kejaksaan Agung, Senin (17/1/2022).

“Saya minta betul kita profesional, saya sama Pak JA (Jaksa Agung) ini luar biasa sayangnya, Pak. Kami mohon yang seperti ini ditindak tegas.”kata Arteria dalam rapat kerja Komisi III DPR dengan Kejagung, Senin (17/1/2022).

Lanjut Arteria, dia meminta Jaksa Agung untuk mengganti seorang Kejaksaan Tinggi (Kejati) yang berbicara menggunakan bahasa Sunda saat rapat. Kata Arteria, dalam memimpin rapat, seorang Kajati dinilai Arteria perlu menggunakan bahasa Indonesia agar tidak menimbulkan salah persepsi orang yang mendengarnya.

Baca juga:  Aminurokhman, Ingatkan Kemendagri Untuk Mengevaluasi Berkala Kinerja Penjabat (Pj) Kepala Daerah

Baca juga : Anggota DPR : Apa Tanggung Jawab BPK Pada Kasus Korupsi Garuda

Dampak dari ucapanya saat Raker dengan Kejagung tersebut. Banyak kalangan yang mengecam tindakannya, termasuk Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Bahkan dia secara khusus meminta Arteria untuk meminta maaf.

“Saya menghimbau Pak Arteria Dahlan meminta maaf kepada masyarakat Sunda di Nusantara, tapi kalau tak dilakukan masyarakat Sunda akan bereaksi, orang Sunda juga pemaaf, jadi saya berharap Pak Arteria melakukanya.”ucap Ridwal Kamil seperti dilansir dari Republika.co.id Selasa (18/1/2022).

Profil Singkat Arteria Dahlan

Dikuti dari website dpr.go.id, berikut Profil Arteria Dahlan memulai dari pendidikan hingga perjalanan karier politiknya.

Riwayat Pendidikan

SD: SDN Gunung 01 Pagi. Tahun: 1981 – 1987
SMP: SMPN II Jaksel. Tahun: 1987-1990
SMA: SMAN 70 Bulungan, Jakarta. Tahun: 1990-1993
S1: Teknik Elektro, Universitas Trisakti. Tahun: 1993-1999
S1: Program Kekhususan Hukum Ekonomi, Universitas Indonesia. Tahun: 1994-1999
S2: Ilmu Hukum Ketatanegaraan, Universitas Indonesia. Tahun: 2012-2014

Baca juga:  AW: Sebagai Petugas Partai, Bila Diperintahkan Saya Wajib Siap Melaksanakan

Riwayat Organisasi

Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat (BalitbangPus) DPP PDI Perjuangan, Sebagai: Deputi Bidang Hukum. Tahun: 2017 – sekarang

DPP PDI Perjuangan, Sebagai: Anggota Bidang Politik dan Keamanan. Tahun: 2017 – sekarang

Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), Sebagai: Anggota Dewan Pembina Pusat. Tahun: 2017 – sekarang

Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang, Sebagai: Wakil Ketua Umum. Tahun: 2017 – sekarang

Badan Pemenangan Pemilu Pusat DPP PDI Perjuangan, Sebagai: Koordinator Deputi Pengamanan Suara. Tahun: 2017 – sekarang

Gerakan Honorer Kategori II Bersatu (GHK2IB), Sebagai: Ketua Dewan Pembina. Tahun: 2016 – sekarang

Lembaga Bantuan Hukum & Advokasi Arteria Dahlan, Sebagai: Dewan Kehormatan. Tahun: 2015 – sekarang
Arteria Dahlan Center, Sebagai: Ketua Dewan Pembina. Tahun: 2015 – skrg
PDI Perjuangan , Sebagai: Kepala Badan Bantuan Hukum & Advokasi Pusat. Tahun: 2010 – 2015

DPP Taruna Merah Putih, Sebagai: Ketua Bidang Hukum & Advokasi. Tahun: 2010 – 2015

Serikat Pengacara Indonesia , Sebagai: Wakil Sekretaris Jenderal DPP. Tahun: 2006 – 2015

Lembaga Kajian Keilmuan Fakultas Universitas Indonesia , Sebagai: Dewan Penesehat. Tahun: 1999 – sekarang

 

Tinggalkan Balasan

Back to top button