Bangun GOR Bertaraf Internasional, Badung Matangkan Konsep Sport Tourism

Foto : Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, SH.


Badung, JARRAKPOS.com – Sport tourism beberapa tahun belakangan ramai digelar untuk mempromosikan pariwisata berbagai daerah di Indonesia, tidak salah pemerintah Kabupaten Badung juga mulai mematangkan konsep pengembangan sport tourism (pariwisata berbasis olahraga, red). Pembangunan Gor (gelanggang olahraga) bertaraf internasional menjadi harapan yang diawali revitalisasi sarana dan prasarana Gor berbasis kecamatan di Kabupaten Badung.

Disadari fasilitas dan venue olahraga di Kabupaten Badung memang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pretasi atlit di berbagai Cabor (cabang olahraga). Potensi kegiatan keolahragaan di Bali semakin meningkat begitu halnya di Bumi Keris yang terus berkembang dan harus didukung sarana dan prasarana olahraga. Sebagai daerah yang menjadi poros di Bali didukung PAD yang tinggi ada harapan pemerintah Kabupaten Badung mampu mebangun fasilitas sert venue olahraga yang representatif. “Itulah proses kita memiliki atlit berprestasi dari hasil pembinaan yang awalnya harus didukung infrastruktur olahraga yang cukup. Dan yang paling fenomenal sesuai aspirasi masyarakat tentu bagaimana Badung memiliki Gor berskala internasional, itu sudah ada dalam pikiran kita cuma harus dilakukan secara bertahap,” papar Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, SH di Badung, Jumat (27/4/2018).

Wakil Bulati asal Kuta Selatan ini menjelaskan upaya menumbuhkan dan meningkatkan prestasi atlit akan diawali revitalisasi pembangunan Gor berbasis kecamatan yang akan diawali di tahun anggaran 2019. Sasaran pertama akan dilakukan untuk Gor Mengwi yang akan diperluas dan ditata ulang sesuai kebutuhan venue bagi potensi olahraga masyarakat setempat. Gor juga akan ditata berstandar nasional serta didukung infrastruktur pendukung lainnya. Setelah rencana revitalisasi Gor berbasis kecamatan di Kabupaten Badung tercapai maka sebagai program jangka panjang akan dilanjutkan dengan pembangunan sport center atau Gor berstandar internasional dalam upaya pengembangan pariwisata berkekanjutan berbasis olahraga atau sport tourism. “Kita akan lakukan kajian teknis dulu, studi kelayakan dan sterusnya. Konsepsi itu ada dan ini menjadi penting, untuk melakukan pembinaan, penciptakan atlet, peningkatan prestasi semacam utu. Bali, khususnya Badung sedang memikirkan pariwisata yang sifatnya keolahragaan sport tourism memang harus kita garap,” jelasnya.

Sport tourism dinilai sebagai segmen baru sebagai peluang yang harus digarap potensinya. Disadari pariwisata di Bali tidak saja di sektor budaya saja namun sudah berkembang pada pariwisata lingkungan serta pariwisata kesehatan sehingga memberi peluang sama pada perencanaan pengembangan sport tourism. Sport tourism akan menjadi segmen baru yang sangat potensial mengingat pengalaman sebelumnya banyak tim dan club olahraga dari berbagai negara ingin unjuk gigi di Bali khusuanya di Kabupaten Badung. Tidak tersedianya sarana dan prasara Gor yang mendukung maka peluang untuk mendatangkan wisatawan melalui sektor olahraga tidak bisa digarap. Sehingga melalui kepercayaan yang didapat Kabupaten Badung menjadi tuan rumah Porprov Bali 2021 mendatang menjadi penyemangat untuk menyiapkan infrastruktur olahraga yang lebih representatg yang mulai akan dikerjakan tahun depan. “Saya punya pengalaman dulu ketika menjadi Ketua Persekaba (Persatuan Sepak bola Kabupaten Badung) dimana dulu banyak sekali clup internasional ingin datang ke Bali untuk bermain, karena kita tidak memiliki fasilitas yang layak maka tidak bisa. Sekelas Real Madrid dan Barcelona pernah minta bahkan salah satu asosiasi olahraga di Asia Pasifik minta agenda tahunan mereka diadakan disini, karena kita tidak bisa siapkan lapangan yang representatif sehingga tidak jadi,” ungkapnya.

Untuk pembangunan Gor berbasis kecamatan akan disesuaikan dengan potensi masyarakat sesuai asas mamfaat, disamping kepentingan besar lainnya di bidang olahraga. Terkait rencana Gor berstandar internasional Pemkab Badung masih melakukan pemetaan lokasi yang akan digunakan yakni lahan Unud atau di kawasan lain diatas tanah milik Pemprov Bali yang untuk sementara masih diperioritaskan di Badung Selatan. eja/ama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here