Hasil Survei Final, Ketua DPP PDI Perjuangan Tak Kenal Lelah Turun Amankan Kemenangan Koster-Ace

Ket foto : Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si tak kenal lelah turun untuk mengamankan kemenangan Koster-Ace di seluruh Bali.


Marga, JARRAKPOS.com – Menjelang hari pencoblosan suara Pilkada serentak, Pilgub Bali dan Pilbup Klungkung dan Gianyar, 27 Juni 2018, Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si tak kenal lelah turun langsung untuk mengamankan kemenangan pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 1 Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) di seluruh Bali. Seperti saat simakrama Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDIP Perjuangan itu, langsung menerima kebulatan tekad untuk memenangkan Koster-Ace di Banjar Basa, Desa Marga, Kecamatan Marga, Tabanan, Selasa (12/6).

Sementara itu di tempat terpisah, Anggota DPR RI empat periode ini bersama Anggota DPRD Bali Fraksi PDIP Ketut Purnaya, Anggota Fraksi PDIP DPRD Tabanan, Putu Eka Nurcahyadi dan Wayan Sudiana dan Sekretaris PAC PDIP Kecamatan Marga Gede Oka Winaya, berserta Tim Pemenangan 1 Jalur Kecamatan Marga kembali menerima kebulatan tekad memenangkan Koster-Ace di Wantilan Banjar Cau Desa Tua, Marga, Tabanan. Bahkan, kebulatan tekad di wantilan yang dibantu Wayan Koster itu dihadiri sekitar 800 warga Banjar Cau, diantaranya Ketua LM3, para Ketua Kelompok Tani, PKK, STT, Sekehe Gong, Angklung dan Pecalang itu menargetkan kemenangan 80 persen suara.

Pada kesempatan itu, Ketua LM3 Banjar Cau I Wayan Suwitanaya mengakui LM3 yang didirikan 2004 lalu sampai sekarang tetap berjalan sukses berkat pembinaan dan perjuangan Made Urip, sehingga dana bantuan terus bertambah. Selain bantuan yang diberikan Made Urip, juga dibantu oleh Kader PDIP yang maju menjadi calon Gubernur Bali Wayan Koster. Seperti pembangunan SMP dan Wantilan Banjar Cau. “Karena itu, apapun arahan Pak Made Urip akan siap didukung. Jadi kita siap memenangkan Pak Koster menjadi gubernur minimal 80 persen. Kita hanya mendukung yang pasti-pasti saja, sudah dapat bantuan Rp200 juta, Rp300 juta, bahkan bantuan wantilan ini,” ungkapnya bersemangat.

Wakil Bendesa Adat Cau I Wayan Suwenda juga merasa bangga deklarasi dukungan Koster-Ace dihadiri Made Urip bersama Petugas Partai dari Tim Pemenangan Koster-Ace yang langsung menyerap aspirasi masyarakat Cau, seperti usulan agar jalan di Cau bisa dihotmix. “Pak Koster harus jadi gubernur, sehingga masyarakat bisa menikmati jalan di Cau sampai Apuan dihotmix,” harapnya seraya merasa sangat bangga ada Made Urip dan Wayan Koster yang sudah banyak berjuang membantu masyarakat, misalnya bantuan wantilan termasuk dharma wacana soal Nyekah Massal di Banjar Cau. “Jadi pilihlah pemimpin yang terbaik. Apalagi Pak Urip juga Tim Pemenangan Koster-Ace jadi sangat tepat memimpin Bali agar tetap terus ajeg. Ini saya mengajak secara pribadi untuk memilih Pak Koster menjadi gubernur sehingga Bali menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Made Urip kembali menginstruksikan seluruh kader partai disemua tingkatan jangan terlena dengan hasil survei dan berpatokan kemenangan 70 persen. Bila perlu lebih dari 70 persen kemenangannya dengan terus turun ke masyarakat dan bekerja keras membantu aspirasi masyarakat. Seperti di Banjar Cau dengan seribu lebih suara, diminta jangan sampai kalah dengan banjar yang suaranya lebih kecil-kecil, karena lebih pintar berpolitik. Karena itu deklarasi memenangkan Koster-Ace harus diwujudkan dengan lebih dari 70 persen suara. Jika sudah kompak dan tetap semangat 1 jalur semua aspirasi dan bantuan akan diperjuangkan, seperti bantuan LM3 yang sudah bertahun-tahun dinikmati,” tegasnya sembari menyerahkan sejumlah dana tali kasih untuk 15 kelompok di Banjar Cau. “Jika bisa lebih dari 80 persen kemenangan Koster-Ace kita akan adakan pertemuan kembali,” imbuhnya.

Seperti diketahui, hasil survei final SMRC dari 9 kabupaten/kota hanya Denpasar saja yang kalah tipis dan sisanya Koster-Ace menang mutlak. “Kita sudah keliling Bali dengan Pak Urip dan seperti itulah yang terjadi. Hanya Denpasar saja masih kalah tipis. Jadi kita minta agar target 70 persen ditingkatkan menjadi 80 persen suara,” bebernya sembari meminta di Banjar Cau dengan seribu lebih suara, minimal bisa memilih Koster-Ace 8 ribu suara. “Karena itu tolong kehadirannya maksimal dan mencoblos Koster-Ace semuanya minimal 80 persen. Jadi soal jalan di Cau sudah kita anggarkan sekitar bulan Juli atau Agustus sampai Apuan akan dihotmix,” tutupnya yang langsung ditambahkan Wayan Sudiana alias Gading yang meminta kesepakatan malam itu harus dijaga untuk memangkan Koster-Ace. “Tidak ada godaan lagi masuk dan harus tetap kompak dan semangat 1 jalur,” tandasnya.

Disisi lain, selaku Petugas Partai, Putu Eka Nurcahyadi juga mengungkapkan di Banjar Cau saja ada seribu lebih pemilih. Karena itu, saat Pileg 2014 lalu suara PDIP di Kecamatan Marga mencapai 70 persen lebih. Ini jadi modal untuk kemenangan Koster-Ace agar minimal bisa memenangkan suara 70 persen di Kecamatan Marga. “Saya sampaikan konsep kemenangan 70 persen atau minimal 22 ribu suara yang nantinya bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat lebih banyak lagi. Jadi kita yakinkan untuk Pileg nanti juga kita petakan lebih baik lagi dan pastikan calon yang kita pasang calon jadi. Gambaran 22 ribu suara sudah jelas peta yang akan dibagi setelah Pilgub untuk memenangkan Koster-Ace. Apalagi dengan sistem Pemilu saat ini sangat menguntungkan PDI Perjuangan,” jelasnya. eja/ama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here