Bali dan Kumamoto Jepang Tindaklanjuti Kerjasama Pertanian dan Peternakan

Ket foto : kunjungan Tim Asistensi Teknis Kumamoto dari 27 hingga 29 Juni 2018.


Jepang, JARRAKPOS.com – Pihak Komamoto Jepang akhirnya menindaklanjut penandatanganan MOU antara Gubernur Bali dengan Gubernur Kumamoto saat kunjungan kerja Gubernur Bali ke Kumamoto dari 14 hingga 19 Nopember 2016 lalu. Kerjasama itu berlanjut dengan penandatanganan kesepakatan kerjasama diantaranya teknis bidang pertanian dan peternakan antara Kepala Dinas terkait di Provinsi Bali dengan Kepala Departemen terkait provinsi Kumamoto, 5 Pebruari 2018 di Gedung Jaya Sabha, Denpasar. Terbentuk Project Leader Kumamoto oleh Kepala Divisi Pertanian, Perhutanan dan Perikanan Provinsi Kumamoto dan Sub Leader di Provinsi Bali oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali, juga ditindaklanjuti dengan kunjungan Tim Asistensi Teknis Kumamoto dari 27 hingga 29 Juni 2018.

Project Leader Kumamoto akan datang ke Bali 4 kali dalam setahun. Kunjungan-kunjungan persiapan telah dilaksanakan beberapa kali dan untuk kunjungan pelaksanaan program yang pertama dilaksanakan tanggal 26 hingga 29 Juni 2018 yang diketuai oleh Hisao Murakami dan Deputy Director Agriculture Technology Devision dengan 7 orang anggota. Tim dimaksud adalah para staf ahli bidang pengembangan jeruk, tomat, strobery dan peternakan sapi. Setelah didahului dengan pertemuan-pertemuan persiapan program kerjasama, akhirnya dilanjutkan dengan mengirimkan beberapa petugas teknis dan petani Bali mengikuti pelatihan singkat di Kumamoto pada bulan Oktober 2017.

Bentuk program kerjasama teknis bidang pertanian dan peternakan yang ditetapkan meliputi bimbingan teknis oleh tim Kumamoto dalam rangka peningkatan kwalitas dan kwantitas produksi beberapa komoditi sayuran dan buah. Tomat dan Strobery dengan kebun percontohan pada kelompoktani Mekar Sari, Desa Pancasari, Sukasada. Jeruk Siem Kintamani dengan kebun percontohan pada kelompoktani Mertha Buana, Desa Katung, Kintamani. Bimbingan teknis perbaikan kwalitas dan kwantitas Sapi Bali pada kelompok ternak (percontohan) Tani Sari Laba, Desa Bebalang, Bangli.

Kunjungan Asistensi Team Kumamoto pada tanggal 27 Juni 2018 diisi pertemuan koordinasi di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali. Tanggal 28 Juni 2018 diisi kunjungan ke kebun percontohan strobery dan tomat pada kelompok tani Mekar Sari, Desa Pancasari, Sukasada dan kunjungan ke kebun jeruk percontohan Mertha Buana, Desa Katung, Kintamani. Sementara di hari tetakhir tanggal 29 Juni 2018 dilakukan kunjungan ke kelompok ternak percontohan Tani Sari Laba, Desa Bebalang, Bangli. Secara umum tujuan program kerjasama teknis antara lain untuk bimbingan teknis pembibitan dan pemeliharaan tanaman, penanganan panen hingga pasca panen untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi (tomat, strobery dan jeruk). Bimbingan teknis pemberian pakan dan pemeliharaan ternak sapi agar diperoleh kualitas daging dan peningkatan bobot ternak.

Hasil-hasil kajian akan disusun dalam bentuk rekomendasi teknologi untuk disosialisasikan secara luas dengan harapan dapat diterapkan sehingga produk yang dihasilkan mempunyai nilai tambah untuk dapat diserap oleh pariwisata, swalayan dan eksport. Program kerjasama teknis akan dilaksanakan selama 4 (empat) tahun dari tahun 2018 hingga 2021. Tahun 2018 (mulai Juni 2018 hingga 2019) Tim Kumamoto akan melaksanakan demonstrasi teknologi di kebun percontohan dan kelompok ternak yang telah ditetapkan serta pelatihan kepada anggota kelompok yang bersangkutan. Tahun 2019 dan 2020 demonstrasi lanjutan dan menyusun manual rekomendasi tehnologi yang dihasilkan untuk disosialisasikan ke petani sekitarnya dengan kebun percontohan sebagai tempat pelatihan serta praktek lapangan. Tahun 2021 sosialiasi teknologi rekomendasi ke petani dan peternak sapi seluruh Bali. eja/ama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here