Jadi Ajang Peningkatan Kualitas Atlet, FPTI Gelar Sirkuit Panjat Tebing Seri II

Ket foto : FPTI Provinsi Bali kembali menggelar Sirkuit Seri II.


Gianyar, JARRAKPOS.com – FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) Provinsi Bali, kembali menggelar Sirkuit Seri II yang diadakan di Gianyar Kamis (5/7/2018). Sirkuit Seri II digelar sebagai ajang meningkatkan kualitas atlet, serta memunculkan atlet panjat tebing Bali yang dapat mengharumkan nama Bali ditingkat daerah maupun internasional.

Hal tersebut dijelaskan oleh, Ketua Umum FPTI Pengprov Bali, Putu Yudiatmika, SH. Pihaknya mengatakan, Sirkuit Seri II yang digelar selama 3 hari dari tanggal 5-8 Juli 2018, dan dikuti oleh 157 atlet dari 7 Kabupaten dan 1 kota hanya Kabupaten Bangli saja yang tidak mengikuti pasalnya KONI di Bangli lama vakum dan baru terbentuk saat ini sehingga di FPTI Bangli kepengurusannya menjadi vakum. “Pada dasarnya atlet di Kabupaten Bangli sangat banyak hanya saja kepenguran FPTI disana tidak ada, dan Bangli menjadi PR kami kedepan bagi kami yang baru dilantik perjanuari kemarin 2018,” tandasnya Yudiatmika.

Tidak hanya itu saja Yudiatmika merasa kecewa, dengan menurunnya jumlah atlet yang mengikuti Sirkuit Seri II di Gianyar hanya 157 orang, sedangkan pada Seri I mencapai 243 atlet yang mengikuti. Berkurangnya atlet yang mengikuti Seri II banyak atlet mencari sekolah ajaran baru 2018. “kami sangat menyayangkan atas sikap pemerintah terhada para atlet pasalnya, banyak atletnya yang berprestasi di Kabupaten/Kota tidak dapat menggunakan prestasi dalam bersaing mencari sekolah negeri sehingga mereka masih sibuk untuk mendaftar di sekolah di swasta,” tandasnya.

Akibat banyaknya atlet yang tidak bisa bersaing melalui jalur prestasi olah raga maka pihaknyanya mempertanyakan, kepada pemegang kebijakan olahraga seperti KONI Bali maupun Kabupaten serta Dispora, Dinas Pendidikan provinsi Bali dalam menetukan sertifikasi atlet yang berperestasi diterima di sekolah negeri.

“Atlet kami memang benar prestasi dalam kategori kelompok umur secara nasional dikalahkan oleh atlet yang hanya sekedar punya Sertifikat. Sebab seperti salah satu Cabor yang tidak dilibatkan dalam penentuan atlet yang benar berprestasi, dengan segala kemampuan dan usahanya sampai harus meninggalkan pelajaran untuk latihan mencapai prestasi serta membawa harum nama Bali,” ungkapnya Yudiatmika.

Selanjutnya Yudiatmika menjelaskan, digelarnya sirkuit I dan II oleh FPTI sebagai ajang kompetisi bagi atlet yang dianggap mampu di Kabupaten/Kota, dengan prestasi yang dimiliki oleh atlet otomatis para atlet bisa meningkatkan diri, dan pihaknya di FPTI Provinsi Bali bisa menyaring atlet yang berbakat untuk diterjunkan ketingkat nasional dalam membela Bali dikancah PON 2020 nanti. “Selanjutnya di Seri ke III nanti yang akan diadakan di Buleleng yang otomatis merupakan komulatif nilai dari Seri I,II, dan III, sehingga akan terlihat perkembangan para atlet yang berpotensi ke tingkat nasional dan internasional,” paparnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Ketu Panitia Sirkuit Seri II FPTI Made Budiana mengatakan, olahraga panjat tebing yang sejak tahun 2003 telah masuk dalam agenda pekan olahraga provinsi Bali bahkan kini telah masuk menjadi agenda tetap olimpiade menjadikan olahraga ini semakin banyak dikenal oleh masyarakat, Panjat tebing juga telah berkontribusi secara nyata dalam pembangunan karakter sumberdaya manusia melalui program program latihan dan even kejuraan yang berhasil mencetak atlet sehingga berhasil mengukir prestasi pada event daerah, nasional maupun internasional. “Tujuan digelarnya sirkuit ini adalah untuk menjaring bibit-bibit pemanjat sejak dini, oleh karena itu FPTI Pengprov Bali dalam menjaring dan mempersiapkan atlet perlu menyelenggarakan kejuaraan semacam sirkuit ini,” jelasnya.

Adapun kategori yang diperlombakan dalam sirkuit seri 2 ini adalah kategori lead (jalur rintisan) speed/kecepatan dan Boulder(Jalur Pendek) Sirkuit seri2 ini berlangsung dari tanggal 5 s/d 8 Juli 2018, bertempat di Climbing Wall FPTI Kabupaten Gianyar. tra/ama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here