Gubernur Pastika Soroti Perbekel Bekerja Asal-Asalan

Ket foto : Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat “Launching Program Inovasi Desa Berbasis Digital”.


Denpasar, JARRAKPOS.com – Gubernur Bali I Made Mangku Pastika menyoroti perbekel jangan bekerja asal-asalan sehingga masyarakat sejahtera. “Upaya itu untuk memastikan masyarakat jauh dari kesakitan, kemiskinan maupun kebodohan,” kata Pastika di Denpasar, Rabu (8/8/2018).

Hal itu disampaikan ketika “Launching Program Inovasi Desa Berbasis Digital” yang mengusung tema “Melalui Program Inovasi Desa Kita Wujudkan Bali Yang Mandara (Maju, Aman, Damai dan Sejahtera).

Ia mengatakan, prebekel dan lurah agar bekerja untuk rakyat dengan sepenuh hati. Kualitas negara besar pengarunya dari kemajuan desa, maka itu ditentukan penuh oleh kualitas kepeminpinan para prebekel dan lurah. “Sejatinya saudara prebekel dan lurah yang ‘real leadership’ karena mereka dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, mereka yang melaksanakan semua program pemerintah baik pusat maupun daerah, terbukti dengan banyak plang program ditemui masing-masing kantor. Untuk itu, Presiden Jokowi dinilai tepat mengenjot pembangunan dari pinggiran dengan memberi anggaran dana desa yang terus meningkat.

Hal itu sebagai implementasi dari Undang-Undang (UU) No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa yang sudah diterapkan oleh oleh Kepeminpinan Presiden Susilo Bambang Yudiyono. Pastika juga mengingatkan, pemerintahan desa tidak pilih kasih memberikan perhatian kepada rakyatnya. “Apabila rakyat masih tetap miskin, tentu peminpinanya berdosa, apalagi membiarkan orang miskin maka dosanya sangat besar,” ungkapnya.

Komitmen mengentaskan kemiskinan dilakukan semenjak dilantik menjadi Gubenur Bali pada tahun 2008 yang meninjau langsung kondisi rakyat miskin di Kabupaten Karangasem. Selama 10 tahun dikucurkan progam melalui bedah rumah, namun belum juga tuntas yang tersisa hampir 5.000 hingga 10.000 penduduk.

Maka dari itu, prebekel agar mendata secara pasti kondisi masyarakat dilapangan, bukan berpura-pura miskin maupun dengan motif yang kurang baik lainnya. aya/ama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here