Pasokan Terhambat, LPG 3 Kg Terancam Langka di Bali

Ket foto : Ilustrasi pasokan LPG 3 Kg. (Ist)


Denpasar, JARRAKPOS.com – Akibat ombak besar serta cuaca ekstreem di Bali, membuat pasokan supply LPG ke Bali menjadi terhambat. Pasalnya, kapal LPG yang akan bersandar di Depot Manggis gagal walaupun sudah berlabuh. “Pertimbangan syarat safety/keamanan dalam proses sandar/bongkar muatan, tidak memungkinkan kapal LPG tersebut untuk mendekat dikarenakan ombak yang sangat keras,” paparnya Sales Executive LPG Bali PT. Pertamina (Persero), Rainier Axel Gultom Rabu (8/8/2018).

Ia menambahkan, untuk menjaga supply LPG tetap ada di Bali dan Lombok, Pertamina menjalankan pola supply emergency dengan mengalihkan pengisian Skid Tank LPG ke Depot LPG Banyuwangi. Yang mana kondisi perairan masih lebih memungkinkan untuk Skid Tank LPG berlayar. Namun pola supply ini tentu tidak sama dengan pola supply normal, hal ini menyebabkan waktu dan jarak tempuh Skid Tank menjadi 2 kali lebih lama dan jauh. “Sehingga hal inilah yang menyebabkan penyaluran LPG dari SPPBE ke Agen mengalami pembatasan,” ungkapnya Rainer.

Tidak hanya itu saja Rainer juga menjelaskan, seiring dengan waktu dan cuaca yang sudah mulai membaik, saat ini pihaknya sudah memasuki tahap recovery. Kapal sudah mulai bisa sandar secara normal dan pola supply normal sudah bisa dijalankan kembali. Pertamina bersama Mitra Kerjanya (Agen dan SPPBE) berupaya semaksimal mungkin agar kebutuhan LPG di masyarakat Bali tetap terpenuhi.

“Dalam masa recovery ini guna memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat akan LPG, maka Pertamina mengadakan Pasar Murah LPG 3 Kg secara serentak pada hari Kamis 9 Agustus 2018 di seluruh kecamatan di wilayah Bali yang dijual sesuai dengan HET di wilayah Bali yaitu Rp. 14,500/tabung. Semoga kondisi alam dapat semakin bersahabat dan pelayanan Pertamina dalam memenuhi kebutuhan LPG bagi masyarakat bisa pulih kembali. tra/ama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here