Pilih Tak Nyaleg, Ketua NasDem Denpasar Fokus Bidik Satu Fraksi Gemuk

Ket foto : Ketua DPD Partai Nasdem Kota Denpasar, I Dewa Nyoman Budiasa.


Denpasar, JARRAKPOS.com – Berhasil merebut satu kursi di DPRD Kota Denpasar pada Pileg 2014, kini pada Pileg 2019 Partai NasDem semakin meningkatkan konsolidasi dan harmonisasi bakal Caleg dibawah komando Ketua DPD Partai Nasdem Kota Denpasar, I Dewa Nyoman Budiasa. Bahkan partai dibawah asuhan Surya Paloh ini membidik satu fraksi gemuk di DPRD Kota Denpasar. “NasDem Kota Denpasar sesuai amanat dan mandat dari DPP dan DPW, untuk memenangkan NasDem di Kota Denpasar dengan menargetkan merebut satu fraksi di Pileg 2019,” ujar Dewa Budiasa di Denpasar, Selasa (7/8/2018).

Ambisi ini lebih lanjut dijelaskan sesuai pengajuan daftar Caleg yang dimiliki yang diawali dengan penguatan konsolidasi dan harmonisasi. Kekompakan diawali upaya pemetaan dalam pengajuan nama sesuai Dapil dengan komposisi wajah lama yang dipadukan dari kalangan muda yang siap mengemban tugas dan mengawal gerakan perubahan di Kota Denpasar. Secara pribadi Dewa Budiasa menjelaskan sebagai lambang Partai NasDem di kota Denpasar dirinya tidak diikutkan dalam pencalegan sebagai bentuk komitmen dan kesepakatan di tubuh partai yang bermuara pada pencapaian jumalah kursi untuk membentuk satu fraksi.

Sebagai garda terdepan dirinya mengaku diberikan kesempatan oleh DPW Partai NasDem Bali justru sebagai nahkoda untuk memenangkan pencapaian target sesuai mandat partai. Sehingga mampu melakukan pendampingan penuh untuk semua Caleg agar terkesan tidak berjuang sendiri. “Tidak mencalonkan diri untuk menjadi calon legislatif jelas dengan pertimbangan, sebagai nahkoda justru saya tidak membiarkan Caleg di Denpasar berjuang sendiri. Saya akan all out untuk mensuport dan memenangkan di masing-masing Dapil,” jelasnya

Wakil Presiden Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) ini, ketika ditanya mengenai peluang Caleg NasDem untuk maju ke DPRD tingkat I Provinsi Bali, Dewa Budiasa mengaku juga cukup optimis mampu mengantarkan kadernya minimal untuk mendapatkan satu kursi karena banyak masyarakat menilai telah terjadi kejenuhan dan membutuhkan lahirnya pemikir baru yang penuh ide dalam memajukan daerah. “Sekarang kami yakin minimal satu fraksi bisa kami penuhi atau kalau bisa fraksi gemuk di Denpasar. Satu kursi di provinsi bisa diraih asalkan didukung kecerdadan pemilih,” harapnya seraya mengatakan siap menjadi Jurkam bagi para Caleg agar di Pilwali tahun 202 nanti mampu mengusung calon sendiri. eja/ama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here