INTI Bali Gelar Senam AWS3 Jembrana, Bupati Artha Perkuat Kebhinekaan NKRI

Ket foto : INTI Bali Gelar Senam AWS3 Jembrana.


Jembrana, JARRAKPOS.com – Agustus merupakan bulan keramat bangsa yang menjadi hari bersejarah dalam deklarasi Kemerdekaan Republik Indonesia dari tangan penjajahan. Beragam kegiatan yang dilakukan dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI dalam merawat kerukunan dan kebersamaan yang terjalin selama ini. Sekaligus HUT Ke-123 Kabupaten Jembrana.

Untuk itu, Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali Sudiarta Indrajaya menggelar Senam Andrie Wongso Sehat Semangat Senang (AWS3) bersama Bupati Jembrana I Putu Artha, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. “Kegiatan ini sebagai implementasi dalam mengisi kemerdekaan dengan mendorong sumber daya manusia (SDM) sehat, semangat dan senang,” kata Sudiarta di Jembrana, Kamis (16/8/2018).

Ik.16/8/2018

Pada kesempatan itu hadir pula Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jembrana I Ketut Sugiasa dan Ketua LVRI Jembrana I Ketut Gede Dana. Ia mengatakan, bangsa Indonesia menghadapi tantangan yang besar dalam mengisi kemerdekaan dalam menghadapi persaingan global. Selain itu, adanya gerakan radikalisme yang mencoba untuk mengubah dasar negara Pancasila dengan mengganti sistem dengan lain.

Maka dari itu, ajang tersebut sebagai momentum dalam meningkatkan semangat bela negara terhadap negeri. Hal itu sebagai penghormatan dan penghargaan terhadap komitmen bersama oleh para pendahulu yang kini tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) telah mengorbankan jiwa dan raga demi merebut dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Semangat perjuangan itu harus tetap dijaga dan tidak boleh pudar dalam mengisi kemerdekaan,” ujarnya.

Bahkan dari Jembrana agar mampu melahirkan pemimpin bangsa baik tingkat provinsi, nasional dan dunia. Kontribusi tersebut agar bangsa Indonesia berperan nyata dalam mewujudkan perdamian dunia. Sementara itu, Dewan Pembina INTI Bali I Wayan Sudirta menilai kegiatan senam efektif sebagai sarana merekatkan persatuan dan kesatuan NKRI. “Senam masal mampu menunjukkan keseteraan, kebersamaan dan kebhinekaan tanpa melihat latar belakang, status ekonomi dan Suku Agama Ras dan Antar golongan (SARA),” ungkapnya.

Untuk itu, gerakan itu agar terus dikembangkan oleh masyarakat hingga masuk desa dan banjar, dalam menjaga keberagaman atau plularisme Kabupaten Jembrana. Ia mengingatkan, masyarakat agar tidak boleh lengah dalam menjaga empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Ancaman tersebut bisa datang datang dari radikalisme baik Organisasi Masyarakat (Ormas) radikal, terorisme maupun dunia online. Namun negara tengah berjuang melawan tersebut bahkan telah menerbitkan dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. “Upaya itu mampu menekan kejahatan terorisme yang mengancam keutuhan NKRI,” ujarnya.

Bupati Jembrana I Putu Artha memberikan apresiasi terhadap inisiatif penyelenggaraan kegiatan itu dalam memeriahkan HUT Proklamasi maupun HUT Kota Negara. Ia mengharapkan, masyarakat agar bersatu menjaga kedaulatan NKRI yang berdasarkan Pancasila. Generasi penerus bangsa agar memahami perjuangan panjang yang pernah diperjuangan oleh para pejuang. “Masyarakat tidak boleh lengah dan diam, namun tetap mengambil langkah strategis dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara dari berbagai bentuk ancaman apapun,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya mendukung acara Senam AWS3 yang bermanfaat menyehatkan masyarakat dengan gratis dan mudah dilakukan. Pemerintah Kabupaten Jembrana juga menggelar berbagai kegiatan dan lomba dalam memperkuat rasa cinta kebangasaan seluruh elemen masyarakat. aya/ama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here