Pasca Blackout Total, Keandalan Listrik di Bali Kembali Aman

Ket foto : Pasca gangguan jaringan 500 kV Paiton-Grati yang menyebabkan padamnya listrik di sejumlah wilayah Jawa dan Bali kembali aman.


Denpasar, JARRAKPOS.com – Pasca terjadinya blackout akibat gangguan jaringan 500 kV Paiton-Grati yang menyebabkan padamnya listrik di sejumlah wilayah Jawa dan Bali (5/9/2018), PLN Distribusi Bali pastikan keadalan pasokan listrik di Bali kembali aman dan normal. “Prediksi beban puncak pada siang hari sekitar 653 MW, sedangkan beban puncak pada malam hari yaitu sekitar 748 MW, sedangkan daya mampu kita saat ini mencapai 918 MW itu artinya kita masih surplus 170 MW,” ungkap Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan I Gusti Ketut Putra di Denpasar, Senin (10/9/2018).

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2018/09/08/dongkrak-kunjungan-pariwisata-pelabuhan-benoa-sandarkan-160-cruise-besar-di-tahun-2019/

Lebih lanjut Putra juga menambahkan kondisi kelistrikan Bali akan pulih total setelah unit 2 dan 3 PLTU Celukan Bawang selesai dari pemeliharaan. Pemadaman listrik yang dirasakan pelanggan umumnya disebabkan oleh dua kondisi yakni adanya gangguan pada sistem jaringan atau adanya pemeliharaan jaringan listrik yang harus dikerjakan dalam kondisi tidak bertegangan. “Kami sadar pelanggan ingin listrik terus disalurkan tanpa padam, PLN juga inginnya demikian,” jelas Pejabat asal Marga, Tabanan yang akrab dikenal Jik Petir itu.

Selain itu dijelaskan, untuk menjaga keandalan kelistrikan diperlukan pekerjaan pemeliharaan yang dilakukan baik dalam kondisi bertegangan atau dalam kondisi listrik tidak bertegangan. Pihak PLN mengungkapkan bahwa ketika pemeliharaan yang dilakukan menyebabkan listrik padam, informasi disampaikan kepada masyarakat melalui media cetak dan radio. Untuk membantu menjaga keandalan listrik, PLN juga menghimbau masyarakat untuk turut peduli pada jaringan listrik.

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2018/09/07/pertamina-gebyar-diskon-50-beli-pertamax-turbo-dengan-kartu-mandiri/

Hal tersebut dapat dilakukan dengan memperhatikan jarak jaringan dengan pohon yang ada di sekitar, tidak bermain layang-layang, atau memasang penjor, bendera dan umbul-umbul yang berdekatan dengan jaringan listrik. “Kami ingin masyarakat juga mulai peduli. Ini juga untuk keselamatan,” kata Jik Petir seraya menyebutkan apabila pelanggan ingin mendapatkan informasi kelistrikan atau menyampaikan informasi gangguan dapat menghubungi Contact Center PLN 123 melalui telepon ke (kode area)123, Facebook PLN 123, Twitter @pln_123, email pln123@pln.co.id, atau melalui aplikasi PLN Mobile. mas/ama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here