Made Urip Mantapkan Pemahaman 4 Pilar Kebangsaan Warga dan Generasi Muda Temacun

Ket foto : Anggota Bangar MPR RI, Drs. I Made Urip, M.Si saat memberikan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di di Banjar Temacun, Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti, Tabanan.


Tabanan, JARRAKPOS.com – Anggota Badan Anggaran (Bangar) MPR RI, Drs. I Made Urip, M.Si kembali turun langsung mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaaan. Kali ini Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu, memantapkan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan untuk menambah wawasan warga dan generasi muda di Banjar Temacun, Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Senin (17/9/2018) malam. Kedatangan Wakil Rakyat Seribu Traktor itu, langsung disambut Prebekel Desa Mekarsari sekaligus Ketua Ranting PDIP Desa Mekarsari I Made Darsana bersama Kadus Temacun I Wayan Eka Paramita beserta ratusan Krama Temacun dan Anggota STT Eka Dharma Santi.

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2018/09/02/koster-ace-menang-made-urip-resmikan-rumah-aspirasi-sekber-5-ranting-pdip-di-marga-utara/

Seperti biasanya, sosialisasi kali ini juga menghadirkan dua narasumber dari Kader Lumutan PDIP, I Wayan Dika Sumantra dan I Nyoman Kartika yang memaparkan secara lengkap mengenai nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Kita ucapkan terimakasih kepada Pak Urip yang sudah memberi pemahaman 4 Pilar Kebangsaan. Ini membuktikan beliau sangat rajin turun ke tengah masyarakat, meskipun kita hanya undang lewat SMS (pesan singkat, red) pasti mau datang,” ungkap I Made Darsana selaku Prebekel Desa Mekarsari.

Disisi lain, salah satu Pengurus STT Eka Dharma Santi, Ni Luh Ayu Trisnawati mengakui sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digencarkan Made Urip sangat tepat diberikan untuk seluruh masyarakat terutama di pelosok desa. “Kita sebagai masyarakat terutama generasi muda harus memahami 4 Pilar Kebangsaan ini untuk menjaga persatuan dan kebersamaan di masyarakat,” tandasnya seraya ditambahkan Anggota STT Komang Jati Arsana yang juga sudah memastikan sosialisasi ini sangat bermamfaat bagi masyarakat, karena bisa lebih mengenal 4 Pilar Kebangsaan. “Sosialisasi Pak Made Urip sangat bagus, karena kita bisa tahu lebih mendalam terkait 4 Pilar Kebangsaan,” imbuhnya.

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2018/08/27/maraton-buka-lomba-mancing-dan-jalan-sehat-made-urip-terus-turba-tanamkan-4-pilar-kebangsaan-di-tabanan/

Pada kesempatan itu, Made Urip menyebutkan ingin bertatap muka dengan krama dan generasi muda di Banjar Temacun untuk memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan. Apalagi sebagai Anggota DPR sekaligus menjabat Anggota MPR juga ditugaskan melakukan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ke seluruh tanah air. “Saya sudah keliling ke seluruh Indonesia, bahkan sampai keluar negari. Karena banyak warga negara kita di luar negeri. Seperti di Hongkong, Malaysia yang harus disentuh pemahaman 4 Pilar Kebangsaan. Termasuk di pelosok desa juga wajib mengenal dan memahami apa itu 4 Pilar Kebangsaan. Apalagi sekarang yang ikut CPNS nanti akan dites pemahaman 4 Pilar Kebangsaan,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan itu.

Anggota DPR RI empat periode ini mengungkapkan, Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan itu digagas oleh Taufik Kiemas saat menjadi Ketua MPR karena sudah melihat konflik di daerah akibat rongrongan isu SARA, sehingga banyak daerah yang ingin melepaskan diri dari NKRI seperti Aceh dan Papua. “Karena itu wajib memahami 4 Pilar Kebangsaan agar seluruh warga negara tetap bersatu dari Sabang sampai Merauke,” tegasnya sekaligus membeberkan 4 Pilar Kebangsaan terdiri dari pilar pertama Pancasila, sebagai dasar negara dan bintang penuntun yang harus bermuara dari butir-butir Pancasila. “Sekarang sudah mulai memudar akibat isu SARA yang memecah belah serta merongrong nilai-nilai Pancasila,” jelas Politisi asal Marga, Tabanan tersebut.

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2018/08/26/made-urip-rayakan-hut-stt-yowana-dharma-citta-tanamkan-4-pilar-kebangsaan/

Selanjutnya pilar kedua, UUD 1945 sebagai konstitusi negara yang sampai sekarang sudah 4 kali diamandeman sesuai tuntutan Jaman Reformasi. Seperti pemilihan langsung presiden, gubernur dan bupati termasuk wakil rakyat di semua tingkatan. Sedangkan pilar ketiga, NKRI sebagai bentuk negara yang harus terus dijaga, seperti dengan terus membangun infrastruktur jalan tol, pelabuhan dan bandara oleh Presiden Jokowi. “Pembangunan infrastruktur itu sebagai pemersatu bangsa dan negara dalam rangka menjaga NKRI, seperti daerah Papua tidak lagi mau merdeka,” bebernya.

Ik.16/8/2018

Pilar yang keempat, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Meskipun berbeda-beda baik suku, agama dan ras atau SARA, namun tetap satu kesatuan. “Karena itu 4 Pilar Kebangsaan sangat penting ditanamkan untuk seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda yang akan menerima tongkat estafet kepemimpinan,” ujarnya sembari meminta agar masyarakat terus menjalin komunikasi yang lebih baik lagi, karena sudah memiliki bupati dan gubernur dari PDIP. “Diharapkan Pileg dan Pilpres nanti harus cerdas berpolitik. Jika ngetohin partai gurem gimana bisa memperjuangkan rakyat. Karena tidak memiliki wakil. Jadi harus pinter-pinter berpolitik,” paparnya. aka/ama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here