Gubernur Koster Tagetkan Shortcut Denpasar-Singaraja Tuntas Tahun 2021


Denpasar, JARRAKPOS.com – Gubernur Bali, Dr.Ir. Wayan Koster, MM yang baru saja dilantik dan serah terima jabatan langsung tancap gas. Bahkan sejumlah infrastruktur sudah siap dibangun dan dirancang oleh mantan Anggota Komisi X DPR RI tiga periode itu. Salah satunya, jalan shortcut yang akan menghubungkan Denpasar-Singaraja ditargetkan bisa rampung tahun 2021 mendatang. Dikatakan Gubernur Koster, dari 10 titik shortcut yang dirancang tersebut, pembebasan lahannya sudah siap ditalangi oleh Pemprov Bali dalam satu tahun anggaran.

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2018/09/28/jelang-pileg-dan-pilpres-2019-gubernur-koster-ajak-semua-pihak-jaga-stabilitas/

“Biaya pembangunan shortcut Denpasar-Singaraja sekitar Rp1,3 triliun. Anggaran itu juga kita akan persiapkan untuk pembebasan lahan 10 titik shortcut Singaraja-Denpasar yang dananya akan dianggarkan dalam satu tahun anggaran di APBD tahun 2019,” ungkapnya didampingi Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati saat Open House dan Sykuran Tim Pemenangan dan Relawan KBS-ACE di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, Senin (30/9/2018) malam.

Ik.22/9/2018

Dijelaskan, saat ini sudah memasuki tahapan FS (feasible study) dan untuk proses pembebasan lahannya yang akan diselesaikan tahun 2019. Sementara untuk seluruh titik shortcut tersebut ditargetkan bisa dirampungkan pada tahun 2021. “Nanti jika shortcut sudah jadi, kita jalan ke Denpasar-Singaraja tidak ada tanjakan tajam dan tidak banyak yang miring seperti sekarang. Semua jalan akan mulus,” beber Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini.

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2018/09/28/bina-perajin-bali-putri-suastini-koster-hadiri-rakernas-dekranas/

Selain itu, pengerjaan proyek shortcut Denpasar-Singaraja akan segera dikebut tahun 2019 dan dikerjakan oleh perusahaan BUMN. Setelah proyek tersebut selesai dikerjakan dipastikan jalur Denpasar-Singaraja akan ditempuh dengan waktu tempuh jauh lebih singkat dan kemacetan jalan bisa lebih diminimalisir. “Jika sudah jadi shortcut ini, kita mau ke Singaraja dari Denpasar bisa dengan waktu tempuh dari 2,5 jam menjadi 1,5 jam. Selain itu, juga akan dibangun pusat-pusat ekonomi di sekitar shortcut.

Gubernur Koster juga mengakui, sebelumnya sudah ada paparan untuk rencana Jalan Tol Denpasar-Gilimanuk, termasuk shotcut Denpasar-Gilimanuk yang akan dibangun oleh BUMN. “Jodoh ini, begitu kita jadi gubernur investor langsung datang. Jadi kita harus lurus ini, jika ada pengusaha yang main-main kita akan stop. Kita akan menjalankan tugas dengan Pak Cok (Wagub Bali, red) dengan baik dan tidak boleh tergoda dan main-main,” tegasnya.

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2018/09/16/jadi-istri-gubernur-wayan-koster-tak-meredupkan-ni-putu-putri-suastini-rindu-akan-berkesenian/

Soal TPA Suwung juga akan segera diselesaikan. “Kemarin itu ruwet, karena banyak masuk berbagai kepentingan. Kita tidak akan ruwet dan siapa yang murah dan bagus menyelesaikannya kita akan pakai. Ga perlu ruwet-ruwet,” tandasnya. Sementara itu, terkait dengan pertemuan dengan Tim Pemenangan dan Relawan KBS-ACE, seperti Putri Ayu dan Buldog juga dihadiri Ny. Putri Suastini Koster tersebut, karena sudah setelah sekian lama tidak ada pertemuan sejak dilantik, sehingga baru sekarang melakukan tata muka dan ramah tamah.

“Tadi pertemuan dengan tim pemenangan dari partai. Biar pernah masuk Jaya Sabha, karena baru pertama gubernurnya dari PDI Perjuangan. Apalagi kalau dulu, katanya Jaya Sabha ini tenget dan angker susah dimasukin. Sekarang terbuka menerima tamu menyampaikan berbagai hal selama 5 tahun untuk membangun Bali secara sungguh-sungguh,” jelasnya. aka/ama



Hypnocodesname WA
Kirim