Jokowi-Ma’ruf Dongkrak Suara Caleg PDI-P di Bali


Badung, JARRAKPOS.com – Kemenangan yang diraih PDI Perjuanga pada Pilgub Bali 2018 dipastikan menjadi angin segar bagi perhelatan Pileg dan Pilpres 2019. Sebagai partai pengusung, kesempatan ini juga akan dipergunakan para Caleg dari PDI-P untuk dapat mendongkrak perolehan suara partai yang berkorelasi untuk meraih suara bagi pasangan calon presiden Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pemilu mendatang. “Sebagai kader relawan jokowi dan kader PDI-P, ini akan menjadi kesempatan untuk mengangkat suara partai karena menjadi kunci keberhasilan seorang Caleg,” ungkap Caleg DPRD Kabupaten Badung dari PDI Perjuangan, IGAA Inda Trimafo Yudha, Selasa (6/11/2018).

Dikatakan, sebagai Kader PDI-P ia akan berjuang untuk meraih suara maksimal dalam Pileg 2019. Upaya ini dilakukan tidak hanya untuk mendulang dukungan pribadi namun untuk suara partai yang menagungi. Kondisi ini dinilai akan sama-sama menguntungkan sebagai kader PDI-P untuk memenangkan Jokowi sebagai presiden untuk periode kedua. Komitmen perjuangan Caleg PDI-P untuk kepentingan masyarakat dirasa satu jalur untuk mengkampanyekan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. “Saya rasa sama-sama menguntungkan untuk partai yang mengusung Jokowi sebagai calon presiden. Ini simbiosis mutualisme yang positif,” ungkapnya.

Baca juga :

Jokowi yang telah terbukti sebagai presiden utamanya yang dirasakan oleh masyarakat di kawasan timur Indonesia. Hasil kerjanya dirasa sangat dekat dengan masyarakat begitu pula dalam berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa. Seperti halnya ketika terjadi musibah Presiden Jokowi dinilai cepat dan tanggap untuk menangani permasalahan yang dihadapi. Didaerah-daerah tertinggal infrastruktur dibangun sesuai kebutuhan untuk pemerataan pembangunan hingga penyesuaian satu harga untuk BBM. Ini dipandang sebagai hasil kerja yang baik untuk memenangkan Jokowi dua periode. Inilah yang dinilai akan menjadi bahan pertimbangan politik untuk mengangkat kesempatan bagi kader PDI-P mendulang suara untuk Jokowi-Ma’ruf Amin. ” Satu sisi sebagai Caleg kita juga akan terangkat membawa seorang calon presiden yang memiliki bobot dan kualitas yang baik,” ujar wanita enerjik yang pernah menjabat sebagai Ketua HIPMI Bali ini.

Ini akan dijadikan kesempatan dalam melakukan kalaborasi bagi Caleg PDI-P untuk bersama-sama mengawal pembangunan yang sebelumnya dinilai timpang. IGAA Inda Trimafo Yudha menegaskan, kondisi ini menjadi keuntungan mempunyai pemimpin di setiap tingkatan satu jalur (kader PDI-P, red). Dengan satu jalur ia merasa akan terjadi kekompakan dan kebersamaan dari hulu hingga kehilir. “Kalau komandonya itu memiliki satu visi satu misi, satu karakter, satu tujuan jadi apapun bisa cepat terlaksana. Karena tidak akan ada obcirkel dalam artian tidak akan ada hambatan karena harus bernegosiasi menyamakan visi dulu. Jadi untuk saya itu menjadi bonefit untuk Bali mempunya pimpinan di semua tingkatan satu jalur. Walaupun tidak semua 100 persen satu jalur. Saya rasa juga yang dluar jalur yang masih memimpin pun harus dihargai pendapatnya dan kebersamaannya,” paparnya.

Baca juga :

Seraya menambahkan, berbicara Bali mayoritas ada pada partai pengusung Jokowi. “Otomatis di badung saya rasa akan sangat feasible (layak, red) untuk saling mendukung antara mengkampanyekan Jokowi satu periode lagi dan mencalonkan diri sendiri sebagai Caleg satu jalur dengan bapak presiden,” tutup Caleg Perempuan yang menargetkan mampu meraih 7 ribu suara di Dapil Petang. eja/ama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *