Bandel Bawa Wisatawan ke “Shopping” Tiongkok Bodong, Anggota dan Ijin Travel “Nakal” Dicabut


Denpasar, JARRAKPOS.com – Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies atau Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Bali meminta Gubernur Bali Wayan Koster segera mengeluarkan rekomendasi penutupan toko “shopping” berjaringan milik mafia Tiongkok. “Rekomendasi itu agar segera diturunkan sebagai bentuk bukti respon pemerintah agar para pengusaha tidak ‘kucing-kucingan’,” kata Sekretaris ASITA Bali Putu Winastra di Denpasar, Kamis (8/11/2018).

 

Oleh karena, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali telah mengeluarkan surat rekomendasi untuk menutup semua toko “shopping” Tiongkok yang bodong maupun berbisnis kurang sehat. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut, toko-toko tersebut masih beroperasi dan belum ada penutupan. Sepatutnya, pemerintah merespon cepat permasalahan tersebut sehingga pariwisata Bali membaik dan hubungan kedua negara Indonesia-Tiongkok semakin baik.

Baca juga :

Usulkan Ijin Travel Bandel, ASITA Bali Dukung Rekomendasi Toko “Shopping” Tiongkok Bodong Ditutup

Upaya itu dalam menjaga citra Bali yang selama ini sudah dikenal mancanegara akan pesona dan indahnya alam yang dijuluki Pulau Dewata. ASITA Bali juga telah menurunkan tim untuk memantau para travel yang “nakal” yang tidak mengindahkan surat teguran DPD ASITA Bali Nomor 2632/274.X/2018 tertanggal 25 Oktober 2018, perihal larangan kerja sama dengan toko-toko yang diduga melakukan berbagai pelanggaran dan praktik bisnis yang tidak sehat.

Untuk itu, pihaknya kembali memberikan surat teguran No: 2649/280.XI/2018 kepada PT MY ASIA PARTNER (GOLDEN HORSE). Perusahaan tersebut ternyata masih tetap membawa wisatawan asal Tiongkok ke salah satu toko yang larang yaitu Onbase Latex, untuk berbelanja. Untuk itu, pihaknya telah mengusulkan keanggotan PT MY ASIA PARTNER agar dicabut oleh DPP ASITA dan mencabut ijin usahanya. Upaya itu untuk memberikan efek jera kepada anggota ASITA yang membandel.

Baca juga :

Mendadak Sepi, Satpol PP Bali Kembali Sidak Toko “Shopping” Tiongkok Bodong

Selain itu, pihaknya juga telah melayangkan surat teguran kepada Pimpinan PT Alam Bidadari Tours. Surat Teguran Nomor 2636/ 276.XI/ 2018 tertanggal 1 November 2018. Pada surat tersebut, pihaknya meminta kepada seluruh anggota ASITA yang menangani pangsa pasar Tiongkok, untuk tidak lagi bekerja sama dengan toko – toko “shopping” yang diduga berpraktek bisnis tidak sehat. aya/ama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *