Diundang Rayakan HUT ke-23 STT Yowana Eka Murti, Wakil Rakyat “Sejuta Traktor” Tanamkan Generasi Milenial 4 Pilar Kebangsaan


Tabanan, JARRAKPOS.com – Generasi muda di Banjar Pande mengikuti langkah politik kalangan milenial lainnya mendukung wakil rakyat yang benar-benar merakyat. Dukungan penuh itu disampaikan kepada Drs. I Made Urip, M.Si yang biasa dikenal kaum petani dan krama subak di Bali sebagai Wakil Rakyat “Sejuta Traktor” saat diundang menghadiri perayaan HUT ke-23 STT Yowana Eka Murti di Banjar Pande, Desa Jegu, Penebel, Tabanan, Senin (19/11/2018) malam. Ketua DPP PDI Perjuangan dua periode ini, tak pernah absen menghadiri undangan kalangan generasi milenial bersama petugas partai lainnya, diantaranya Anggota DPRD Bali I Ketut Purnaya dan Anggota DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa. Mereka disambut Perbekel Desa Jegu beserta Kelian Adat dan Dinas se-Desa Jegu, serta sejumlah tokoh masyarakat yang membakar semangat ratusan anggota sekehe teruna-teruni dari STT Yowana Eka Murti.

Menerima kedatangan Dewan Pembina Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf PDIP Bali itu, Ketua STT Yowana Eka Murti, Kadek Wira Kusuma Yuda mengucapkan terimakasi kepada Made Urip beserta jajaran PDIP yang sudah banyak berpartisipasi, karena sejak lama berbuat bagi generasi muda. “Karena itu kami siap mendukung di Pileg 2019, agar kembali terpilih menjadi wakil rakyat,” tegasnya, seraya ditambahkan salah satu Senior STT Yowana Eka Murti, Kadek Leni Martha Dewi menjelaskan dukungan dan partisipasi Made Urip dan wakil rakyat lainnya itu, selalu hadir membantu anak muda, sehingga semua kegiatan di desa bisa terus berjalan mulus. “Untuk itu wajar saja generasi milenial di Bali selalu mendukung Pak Urip bersama wakil rakyat lainnya, termasuk Pak Purnaya dan Pak Komet. Jadi ke depan kita harap STT akan lebih maju lagi dan bisa meningkatkan kebersamaan dengan masyarakat,” imbuhnya.

Baca juga : 

Made Urip Bantu Krama Subak di Badung Rp1,169 Milyar, Bangkitkan Semangat Petani Sebagai Pahlawan Pangan

Sementara itu, Nyoman Arnawa alias Komet selaku Sekretaris DPC PDIP Tabanan mengakui bersama Made Urip dan Ketut Purnaya akan terus mensupport kegiatan kalangan milenial, sekaligus mengingatkan agar generasi muda sebagai putra-putri penerus bangsa selalu memberi kontribusi kepada masyarakat. Dikatakan terkait hajatan Pemilu 2019 pihaknya kembali meminta dukungan untuk Made Urip yang sangat peduli dengan petani dan krama subak, termasuk kalangan generasi muda, dicalonkan kembali maju sebagai Caleg DPR RI nomor urut 1. “Sementara untuk Caleg DPRD Bali Dapil Tabanan Pak Ketut Purnaya juga dicalonkan lagi di nomor urut 5, termasuk saya maju menjadi Caleg DPRD Tabanan di nomor urut 1,” bebernya.

Puncak HUT STT Yowana Eka Murti ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Made Urip disaksikan undangan lainnya. Made Urip juga mengucapkan selamat sekaligus menyampaikan para generasi muda ini harus mendapat perhatian dan dukungan agar tidak terpengaruh terhadap kegiatan yang negatif. “Saya sangat bangga, jika para generasi muda di Bali, khususnya di Tabanan bisa terus membangun kekompakan diantara kalangan milenial dengan masyarakat. Jangan sampai terjerumus ke hal-hal yang negatif, seperti narkoba dan pengaruh pergaulan bebas,” tandas Anggota Komisi IV DPR RI empat periode ini.

Baca juga :

Wakil Rakyat “Sejuta Traktor” Resmikan UPPO Nandini Nadi, Bantu Penuhi Kebutuhan Pupuk Organik

Selaku Anggota Badan Anggaran (Bangar) MPR RI, menyampaikan selain sebagai Anggota DPR RI juga menjabat Anggota MPR RI yang wajib menanamkan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan termasuk untuk kalangan milenial. “Selaku Anggota MPR juga diberi tugas memberikan sosliasi ke seluruh tanah air sampai keluar negeri untuk memberi pemahaman 4 Pilar Kebangsaan, agar tidak terpengaruh oleh ideologi lain yang tidak selaras dengan ideologi di Indonesia. Nah, kalau di Bali kan ada STT ini, wajib memahami 4 Pilar Kebangsaaan,” tegasnya.

 

Disebutkan, 4 Pilar Kebangsaan menjadi komitmen membangun negara agar tetap utuh, sehingga Presiden Jokowi mempercepat pembangunan infrastruktur sebagai pemersatu. Apalagi sejak dulu jalan-jalan di daerah, terutama di desa-desa tidak terurus dan patok batas negara yang biasa bergeser, namun sekarang sudah dijaga. “Inilah pentingnya generasi muda di Bali mendapatkan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai bentuk negara. Inilah yang menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara dari Sabang sampai Merauke,” bebernya. aka/ama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *