Segera Dibuka Atraksi Tubing Desa Penarungan, Ditunjang Objek Wisata Spiritual Melebur Penyakit non Medis


Badung, JARRAKPOS.com – Pariwisata Bali memang mendunia, namun masih ada daerah di Bali yang namanya belum terangkat oleh pariwisata. Salah satunya Desa Penarungan yang kini berkembang menjadi objek wisata desa. Selain dilengkapi dengan atraksi tubing nan menawan, Desa Penarungan kini juga ditunjang dengan objek wisata spiritual yang makin dikenal dan mulai dibranding, karena dipercaya bisa meleburkan penyakit, khususnya non medis.

Lm-27/12/2018

Alam Desa Wisata Penarungan memang indah, tapi yang lebih indah lagi adalah keasrian panorama spiritual di wilayah tersebut yang ini sedang dikebut pengerjaannya. Karena itu dalam waktu dekat, Desa Penarungan akan meramaikan geliat pariwisata di Kabupaten Badung. Selain itu, desa yang terletak di Kecamatan Mengwi ini menonjolkan konsep desa wisata dengan atraksi unggulan tubing, berupa ban dalam sebagai rafting kecil di Lazy River Penarungan. Walau belum dilaunching secara resmi, sejumlah wisatawan mancanegara (wisman) mulai meminati salah satu wahana ini.

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2018/12/30/terpilih-jadi-bendesa-ida-bagus-sunartha-segera-wujudkan-dtw-sangeh-berkelas-dunia/

Selain wisata petualangan dengan arus air yang relatif tenang, wisatawan juga disuguhi pemandangan berupa hamparan tanaman padi, serta aneka pohon buah yang ada di kiri kanan sungai tersebut. Wisatawan juga bisa berhenti di tengah perjalanan untuk ikut terlibat panen padi. Seperti diungkapkan, tokoh masyarakat Desa Penarungan, I Wayan Suyasa, menjelaskan, desa wisata Penarungan terdiri atas sejumlah wahana seperti jogging track dan atraksi tubing.

Ket foto : Tokoh Desa Penarungan yang juga Ketua Komisi I DPRD Badung, I Wayan Suyasa (baju putih) saat meninjau Beji Pancoran Suci di Desa Wisata Penarungan.

Nah, sekarang akan dikembangkan wisata spiritual berupa beji dengan pancoran solas (sebelas) untuk pengunjung bisa ikut melukat dengan akomodasi serta fasilitas pendukung lainnya sedang dalam proses finishing atau penyelesaian.. “Pada awal tahun 2019 ini destinasi ini akan beroperasi. Sekitar bulan Januari akan diresmikan. Kalau sudah jadi akan lebih megah dan bagus dari Tirta Empul,” jelasnya seraya menyebutkan, desa wisata ini nantinya akan terhubung dengan Taman Bung Karno yang saat ini tengah proses pembangunan. Terlihat jalur jogging track ada di sebelah taman seluas 5 hektar tersebut.

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2018/12/30/penlok-dipastikan-turun-di-bukit-teletubies-gubernur-koster-gandeng-menhub-tinjau-lokasi-bandara-buleleng/

Suyasa yang juga Ketua Komisi I DPRD Badung tersebut menyampaikan pengembangan desa wisata di Penarungan didukung oleh Bupati Badung dengan bantuan hibah Rp15 milyar untuk pembangunan desa wisata ini. Selain jadi tempat melukat, juga dilengkapi dengan taman air mancur dan fasilitas kuliner untuk pengunjung. “Kami yakin, desa wisata ini akan memberikan peluang kerja dan meningkatkan ekonomi masyarakat Penarungan,” tandas Sekretaris DPD II Partai Golkar Badung yang kembali maju sebagai Caleg DPRD Badung ini. tim/ama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *