Sungguh Tega, Bayi Laki-Laki Baru Lahir Dalam Kardus Dibuang di TPA Banjar Tegal


Buleleng, JARRAKPOS.com – Bayi munggil yang diduga baru lahir berjenis kelamin laki-laki, ditemukan di wilayah jalan Parikesit, Kelurahan Banjar Tegal, Buleleng, pada Rabu (9/1/2019) sekitar pukul 05.15 WITA. Penemuan bayi yang sempat membuat geger warga Kelurahan Banjar Tegal ini, diduga dibuang di depan Tempat Penitipan Anak (TPA) Lilahita, setelah dilahirkan oleh ibu kandungnya. Beruntung, bayi ini masih dalam kondisi sehat. Bayi laki-laki ini pertama kali ditemukan oleh Nyoman Garneli (54) bersama suaminya Made Arsana (57) yang tinggal di sekitar lokasi saat melakukan aktivitas olahraga pagi. Bayi malang ini ditemukan dengan kondisi masih terbungkus dengan kain yang diletakkan dalam kardus berukuran kecil. Di dalam kardus, juga ditemukan uang tunai sebesar Rp200 ribu.

Ik-19/12/2018

Sontak informasi penemuan bayi laki-laki ini, langsung menyebar luas. Hingga akhirnya, beberapa warga mendatangi lokasi ditemukan bayi tersebut. “Bayinya masih hidup, bersih lagi saat ditemukan. Cuma bayinya itu tadi ditemukan masih didalam kardus. Kasihan tadi lihatnya,” kata salah seorang warga disekitar lokasi. Penemuan bayi itu kemudian dilaporkan ke Mapolsek Kota Singaraja. Selanjutnya oleh pihak Kepolisian, bayi itu dibawa ke RS Kertha Usada Singaraja untuk segera mendapat penanganan intensif secara medis. Meski bayi tersebut ditaruh di ruang inkubator ICU, namun kondisi bayi tersebut masih sehat.

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2019/01/09/dua-rumah-pimpinan-kpk-diteror-bom-jokowi-dikritik-tak-tuntaskan-kasus-novel/

Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) RS Kertha Usada Singaraja, Merry Putriani mengatakan, saat dibawa ke rumah sakit kondisi bayi tersebut masih sehat. “Kondisinya (bayi, red) masih bagus, minumnya juga bagus. Reflek hisapnya bagus. Intinya sehat kondisi bayinya,” kata Merry, saat ditemui di RS Kerta Usada Singaraja. Menurut Merry, dari hasil pemeriksaan medis, bayi berjenis kelamin laki-laki dengan bobot atau berat 3.300 gram (3,3 kilogram) dan panjang 52 centimeter itu, diduga dibuang setelah dilahirkan setengah jam sebelumnya. “Ketika kami lihat, leher masih nekuk dan ari-ari sudah dipotong tapi tali pusarnya itu panjang sekali dibelitkan di leher, jadi tidak ada pendarahan. Mekonium (berak, red) dan darahnya masih fresh. Kami duga itu dibuang, sekitar 30 menit dari saat dilahirkan,” ungkap Merry.

Ik-30/11/2018

Meski bayi tersebut dalam kondisi sehat, namun Merry mengaku, masih belum mengetahui sampai kapan bayi tersebut dititipkan di RS Kerta Usada. Sebab, dari pihak rumah sakit masih menunggu hasil koordinasi dari pihak Polsek Kota Singaraja. “Sampai kapan, kami masih tunggu hasil polisi. Tapi dari informasi, katanya bayi ini mau diadopsi sama yang menemukan,” ujar Merry. Sementara, jajaran Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja masih melakukan tahap penyelidikan, untuk mencari ibu kandung bayi yang dibuang tersebut. Polisi saat ini masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi, termasuk melakukan olah TKP. Namun dari informasi diterima, ibu yang melahirkan bayi ini diduga orang yang berpengalaman.

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2019/01/07/jadi-korban-tabrak-lari-nenek-kerta-tak-berdaya-di-gubuk-tak-layak-huni/

Artinya, sebelum melahirkan bayi yang dibuang ini, diduga ibu yang melahirkan bayi ini sempat melahirkan sebelumnya. Itu dilihat dari kondisi bayi saat pertama ditemukan, dengan kondisi bersih dan ari-ari sudah putus dengan tali pusar dibelitkan ke leher, agar tidak terjadi pendarahan. “Itu masih kemungkinan, bisa saja cara-caranya itu dilihat lewat google. Tapi kami masih melakukan penyelidikan,” ungkap salah seorang polisi saat melihat kondisi bayi di RS Kerta Usada Singaraja. Sementara dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Kota Singaraja, Kompol. AA. Wiranata Kusuma menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi itu. Sejumlah barang bukti berupa kardus, uang tunai Rp200 ribu dan kain, masih diamankan untuk proses penyelidikan.

Ik-10/11/2018

Bahkan Kapolsek Wiranata mengaku, sudah menerjunkan anggota untuk mencari dan menemukan ibu kandung bayi laki-laki tersebut. “Kami turunkan tim untuk mengungkap kasus ini. Kami sudah mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan olah TKP. Mudah-mudahan saja cepat kami temukan ibu kandung bayi ini atau orang yang sengaja sudah membuang bayi ini,” pungkas Kapolsek Wiranata. tim/aha/ama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *