Lagi-lagi Pembangkit Celukan Bawang Terganggu, PLN Hanya Bisa Minta Maaf


Denpasar, JARRAKPOS.com – Sebagai BUMN dengan layanan berkelas dunia, ternyata kondisi kelistrikan di Bali nampaknya tak menentu. Padahal sebelumnya, PT PLN Distribusi Bali baru saja meraih penghargaan Rekor MURI atas keberhasilannya 100 persen melistriki seluruh rumah tangga di Bali pertama di Indonesia. Sayangnya, ternyata pemadaman listrik bergilir tak bisa diatasi dengan maksimal, sehingga PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali hanya bisa menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya pelanggan PLN yang terdampak pemadaman listrik yang tentunya sangat menjengkelkan tersebut.

Ik-20/12/2018

Tentu saja ada alasannya pemadaman bergilir tersebut, meskipun sangat klasik seperti disampaikan, Senior Manager Distribusi PLN UID Bali Eko Mulyo yang menerangkan bahwa kondisi tersebut terjadi, akibat adanya gangguan pada salah satu unit pembangkit Celukan Bawang sehingga terjadi penurunan pasokan daya. “Untuk mengamankan pasokan daya di wilayah Bali, kami terpaksa melakukan pemadaman bergilir, hal ini diprediksi berlangsung sampai dengan 12 Januari 2019, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini”, ucap Eko lewat siaran pers yang diterima, Kamis (10/1/2019) malam.

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2019/01/08/pertama-100-persen-listriki-rumah-tangga-di-bali-raih-rekor-muri/

Terkait hal tersebut, Eko hanya bisa mengimbau masyarakat untuk mengurangi pemakaian listrik terutama pada jam beban puncak (18.00-22.00 Wita). “Kami mohon kerjasama seluruh masyarakat”, tambah eko seraya menyebutkan untuk mengurangi pemakaian listrik dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu nyalakan lampu secukupnya, matikan peralatan listrik yang tidak digunakan, kurangi pemakaian alat elektronik berdaya besar (setrika, rice cooker, microwave dan lainnya). tim/ama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *