Tampar Wajah Pariwisata Bali, Listrik Padam Bergilir di Kawasan Premium


Badung, JARRAKPOS.com – Pemadaman listrik di kawasan pariwisata Kuta disayangkan kalangan pelaku pariwisata. Pemadamam di kawasan tersebut sudah banyak menciptakan keluhan atau komplain, sehingga diharapkan ke depan kawasan primer pariwisata dan pelanggan premium tidak terkena pemadaman bergilir. “Pemadaman listrik bergilir telah menimbulkan tamparan keras pada wajah destinasi yang berakibat menampar wajah pariwisata Bali di mata Wisman,” ungkap Praktisi dan Pelaku Pariwisata, I Wayan Puspanegara, Jumat (11/1/2819).

Ik-19/12/2018

Mantan Anggota DPRD Badung itu, juga mengharapkan pejabat PLN di Bali dan jajarannya memberikan atensi penuh atas keluhan warga dan Wisman di kawasan Legian, Seminyak dan Kuta. Kondisi yang ada sudah dinilai mengganggu upaya penguatan destinasi. Kendati demikian situasi postmajeur yang dialami PLN patut dimaklumi. “Pemadaman ini telah melemahkan kualitas destinasi yang dapat dimanfaaatkan oleh destinasi pesaing di luar negeri. Mohon maaf dan semoga pihak PLN dapat memahami kondisi ini,” jelas Caleg DPRD Kabupaten Badung dari Partai Golkar ini.

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2019/01/11/biarpet-kok-terus-terusan-ketua-lsm-jarrak-bali-ganti-pejabat-pln-di-bali/

Mengingat kawasan Seminyak yang ditetapkan sebagai World Best Culinery dan Bali World Best Milenial Destinations Tahun 2019 seyogyanya kawasan Legian, Seminyak dan Kuta dapat luput dari pemadaman bergilir. Diharapkan bila pemadaman memang harus dilakukan, sekiranya dilakukan di kawasan non pariwisata premium. Begitu juga halnya di wilayah Kota Denpasar supaya pemadaman tidak dilakukan di kawasan Sanur. Untuk Gianyar tidak dilakukan di kawasan Ubud, Kabupaten Karangasem pemadaman tidak dilakukan di Padangbai dan Candidasa serta untuk Kabupaten Buleleng, agar pemadaman tidak dilakukam di kawasan pariwisata Lovina. eja/ama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *