Optimis Tembus Target 4 Kursi, PDI Perjuangan Dapil Kuta All Out


Kuta, JARRAKPOS.com – Metode perhitungan perolehan suara kursi partai politik atau metode devisor sainte lague dipastikan sangat menguntungkan partai besar pada Pileg 2019 nanti. Menguatnya mesin Partai PDI Perjuangan di Bali utamanya di Kabupaten Badung mendorong para Ketua PAC partai berlambang kepala banteng dalam lingkaran ini, optimis menembus target lebih satu kursi dari Pileg sebelumnya. “Seyognyanya kan begitu, karena evoria kader-kader sekarang semangatnya jauh lebih tinggi kalau kita kompare dengan 2014 kemarin,” Ketua PAC Partai PDI Perjuangan Kecamatan Kuta, Nyoman Graha Wicaksana di Kuta, Kamis (31/1/2019).

Lm-30/1/2019

Graha Wicaksana juga menjelaskan menguatnya mesin PDI Perjuangan tidak saja karena ada tiga incumbent yang kembali maju pada Pileg 2019 Dapil Kuta, namun semangat dan dukungan Bupati Giri Prasta yang juga dari PDI Perjuangan membuat para kader semakin semangat memenangkan Caleg linier. Ditargetkan pada Pileg kali ini PDI Perjuangan untuk Dapil Kuta memperoleh tambahan satu kursi. “Positifnya dulu ketika kita belum punya Bupati Badung kita bisa meraih tiga kursi. Kita sekarang punya Bupati Badung seyogyanya kan harus naik. Pasti suara itu kan harus naik,” jelasnya.

Baca juga :

Muscab Organda Badung Ricuh, Pemilihan Ketua Baru Dituding Hanya Rekayasa

Pada Pileg 2014 lalu, Graha Wicaksana menjelaskan mampu meraih 13.635 suara dan meloloskan tiga orang wakil rakyat. Pada Pileg kali ini tidak sedikit tim pemenangan yang sebelumnya ikut meloloskan calon partai lain kini sudah banyak merapat ke Caleg PDI Perjuangan. Bahkan beberapa tokoh yang sebelumnya ikut jadi Caleg partai lain kini malah tergabung kedalam tim pemenangan kader PDI Perjuangan. “Dulu kita tidak punya pimpinan di daerah saja kita bisa suaranya 13 ribu sekian, seandainya itu tidak naik berarti itu kan kader-kader itu tidak bekerja. Dan kita sudah baca-baca juga ada beberapa yang kemarin ikut Nyaleg akhirnya merapat ke kita dan itu dibina oleh salah satu kader kita. Itukan bisa kita kelola dengan baik,” bebernya sebagai alasan mampu meraih empat kursi.

Graha Wicaksana yang akhirnya diizinkan Nyaleg dan meraih nomer urut 2 oleh induk partainya ini juga menjelaskan, sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kuta ia menargetkan mamlu meraih suara partai 15 ribu untuk merebut empat kursi di DPRD Kabupaten Badung. Strategi meraup dukungan itu telah ia kordinir dengan baik dimana sesama calon dari partai besutan Megawati Sukarno Putri ini tidak saling memerahkan (berebut suara di basis yang sama, red) namun menggarap basis suara lawan. Kondisi ini dari evaluasi sementara sudah menunjukkan terjadinya peningkatan dukungan suara.

Baca juga :

Kinerja PU Gianyar Dipertanyakan, Proyek Wantilan Pura Puserin Jagat Dituding Mangkrak dan Asal-asalan

Ditanya apakah akan ada potensi satu partai di Dapil Kuta yang sebelumnya mendapatkan satu kursi bisa kehilangan suara? sebagai salah satu Caleg, Graha Wicaksana enggan berkomentar. Namun ia tidak menampik banyak Caleg dari partai lain menurut informasi tim pemenangannya hanya sebagai pengembira sekedar mengisi komposisi pencalegan sebagai partai peserta Pemilu. Inilah yang membuatnya opyimis dengan metode penghitungan kursi dengan sistem sainte lague saat ini lebih menguntungkan partai-partai besar. “Ada laporan tim, ada penggenep saja. Kuota nama untuk komposisi pencalegan kan banyak. Kalau saya lihat di warga adat mereka pasti tidak bergerak tapi dia kelola warga dinas,” bebernya. eja/ama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *