Bola Panas” di Tubuh Golkar Bali Mereda, Musdalub Dipastikan Usai Pemilu 2019


Denpasar, JARRAKPOS.com – Jelang Pileg dan Pilpres 2019, posisi Plt Ketua DPD Partai Golkar Bali, Gede Sumarjaya Linggih alias Demer yang menggantikan Ketut Sudikerta sempat digoyang. Apalagi saat bergulirnya “bola panas” di tubuh DPD Golkar Bali, Demer sempat merombak struktur partai. Akibatnya, banyak kader yang terus menggoyang kepemimpinan Plt Ketua DPD Golkar Bali tersebut, sehingga dikhawatirkan akan mempengaruhi suara partai saat Pileg dan Pilpres nanti.

Menyikapi persoalan tersebut, Ketua Umum Kosgoro 1957 Agung Laksono akhirnya juga angkat bicara. Pihaknya akan melakukan, pendekatan sekaligus memberikan pencerahan terhadap kader atau pun pengurus yang masih menggoyang kepemimpinan Demer, sampai bola panas tersebut mereda. Dijelaskan dengan ditunjuknya Demer menjadi Plt Ketua DPD Golkar Bali memang sah dari DPP Partai Golkar. “Kita ingin organisasi partai dengan semangat demokrasi. Artinya keputusan DPP telah sah memberikan kewenangan kepada Demer,” tandasnya usai membuka Musdalub Kosgoro1957 di Denpasar, Jumat (15/2/2019).

Baca juga : Golkar Bali Luncurkan Aplikasi “Saksiku”, Kawal Suara Pileg dan Pilpres 2019

Karena itu, diharapkan, kepada seluruh Kader di Bali dengan resminya Demer menjadi Plt Partai Golkar Bali, agar bisa menghormati keputusan dari DPP Partai Golkar. “Jadi gak usah ada lagi demo-demo, buat apa jadinya malah tidak menguntungkan Partai Golkar. Kita ingin Golkar dilihat masyarakat solid dan kompak, sehingga akhirnya bisa membesarkan Partai Golkar,” tegasnya seraya mendorong usai Pileg dan Pilpres menggelar Musdalub untuk memilih Ketua DPD Golkar Bali yang baru. “Kita sekarang fokus dulu memenangkan Pemilu dan Pileg, setelah itu baru kita gelar Musdalub,” imbuhnya.

Ditempat terpisah, Sekretaris DPD Golkar Bali, Nyoman Sugawa Kori juga mengakui DPD Partai Golkar Bali dipastikan akan segera menggelar Musdalub usai hajatan Pileg dan Pilpres nanti. “DPP telah mengambil sikap keputusan secara nasional untuk menggelar Musda. Jadi hajatan besar tersebut bukan saja ada di Bali, tetapi dibeberapa daerah seperti Jakarta, Kaltim, Sulewesi Barat, Jawa Timur. Tetapi pelaksanaannya usai Pileg dan Pilpres,” ungkapnya sekaligus menambahkan, untuk pelaksanaan Musdalubnya akan diserahkan kepada Plt Ketua DPD Partai Golkar Bali dengan seijin dari DPP Partai Golkar.

Baca juga :

Berdasarkan Ilmu HypnoCodesName, Kekuatan Nama Jokowi – Ma’ruf Menang Tipis di Pilpres 2019

Dikatakan, sesuai dengan SK DPP Partai Golkar menyatakan Plt Partai Golkar Bali berhak dan berwenang melaksanakan revitalisasi, konsolidasi dalam rangka mempersiapkan Musdalub. “Jadi proses Musdalub sangat panjang, sebelum Musdalub nanti ada revitalisasi dan harus mempersiapkan Musda. Jadi kalau Plt sudah siap, pasti langsung tancap gas menggelar Musdalub,” imbuhnya seraya menambahkan kapan waktunya Musdalub tergantung dari Plt Ketua DPD Partai Golkar Bali. “Kalau Plt siap di tahun ini ya kita gelar. Kalau belum siap ya ditahun selanjutanya,” tambahnya. tra/ama



Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *