AHY Roadshow ke Bali, Panas Mesin Demokrat Jelang Pemilu 2019


Denpasar, JARRAKPOS.com – Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bakal roadshow ke Bali untuk memanaskan mesin Partai Demokrat, Jumat (15/3) besok. Kedatangan yang disebut sebagai kunjungan kerja itu guna memantau kesiapan kader partai Pemilu 2019 April mendatang. Menariknya, kunjungan yang direncanakan selama dua hari 15 dan 16 Maret itu, akan berpusat di pulau yang tergolong terluar, tertinggal dan terdepan (3T), Nusa Penida.

“Kunjungan ini untuk melihat langsung bagaimana kesiapan kader yang ada di Pulau Bali, pertama akan melihat pergerakan mesin partai Demokrat menuju pemenangan Pemilu 2019 di 17 April 2019. Kedua, beliau melihat perkembangan dan pengembangan dari sisi seni budaya, kepariwisataan dan ekonomi kreatif di Bali, ini juga bentuk perhatian seperti saat pemerintahan SBY 10 tahun yang lalu,” terang Wasekjen DPP Partai Demokrat, Putu Supadma Rudana ditemui di Renon, Denpasar, Rabu (13/3/2019).

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2019/03/12/relawan-jenggala-kembali-bangkit-target-menangkan-jokowi-maruf-90-persen-di-bali/

Menurut Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat itu, dipilihnya Nusa Penida menjadi pusat kunjungannya AHY, lantaran Nusa Penida dinilai menjadi salah satu wajah pariwisata Bali yang belum terlayani infrastruktur secara masif. Warga masih mengeluhkan listrik yang sering padam, air bersih yang belum mencukupi dan juga akses jalan. Secara garis besar, kata Supadma, masyarakatnya belum secara maksimal mendapatkan manfaat dari kepariwisataan yang ada di Nusa Penida, dan fakta itu bertolak belakang ditengah gencarnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Dalam kesempata itu, kata Supadma, AHY akan bertemu dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pemuda dan perempuan untuk mendengar langsung aspirasi mereka. Perhatian AHY terhadap Bali, menurut Supadma mengingatkan masyarakat Bali dengan beberapa pembangunan infrastruktur pada era kepemimpinan ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono. Di Kabupaten Klungkung, kata Supadma, tidak sulit melihat hasil pembangunan infrastruktur itu.

Baca juga : Golkar Berpeluang Rebut Tiga Kursi, Sudikerta Jadi Pengumpul Suara DPR RI

Seperti dikatakan, jalan tol Bali Mandara, underpass Dewaruci, perencanaan juga pembangunan dan peresmian Pelabuhan Nusa Penida dan pelabuhan kapal roro yang ada di Nusa Penida yang diresmikan oleh SBY pada tanggal 28 April 2007. “Belum lagi program-program rakyat seperti program pendidikan Bidikmisi, program beras miskin untuk masyarakat mendengar langsung aspirasi dari pelaku seni budaya pariwisata pelaku ekonomi kreatif di Nusa Penida,” paparnya.

Lebih lanjut, Supadma mengatakan, turunnya AHY merupakan langkah menyongsong Pemilu lima tahun berikutnya dengan rencana mengusung AHY sebagai presiden. Selain rajin mengunjungi daerah, kata Supadma, AHY juga acap kali mengunjungi perguruan tinggi. “Dengan mengunjungi dan mengetahui aspirasi masyarakat, AHY akan lebih siap kedepannya,” imbuh Supadma. Ditanya soal target politik, pada Pemilu 2018 ini, Partai Demokrat menargetkan perolehan suara nasional terendah 10 persen hingga perolehan suara tertinggi hingga 15 persen.

Baca juga : Pilih Caleg Karena Bansos, “Gigit Jari” Selama 5 Tahun

Target tersebut diperkuat 61 jumlah anggota DPR RI dan DPRD kabupaten/kota seluruh Indonesia, dengan 50% diantaranya adalah anak-anak muda. “Kami di partai Demokrat lebih awal melakukan proses registrasi, sehingga kami atensi betul generasi muda untuk mempersiapkan Pilpres 2024, saat itu AHY sangat berpeluang jadi Presiden, namun harus sabar,” tandasnya. tim/ama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *