Maja Tani Nusantara Bantu Genjot Produksi Pupuk Organik Sipadu


Denpasar, JARRAKPOS.com – Sistem Pertanian Terpadu (Sipadu) yang dilebur dari Simantri di tengah masyarakat sudah berkembang dan berpotensi dari setiap tahunnnya dibuktikan melalui sistem pengelolaannya dan sektor peternakan dan pertanian yang diintegrasikan dengan tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan menjadi komoditas masing-masing kelompok tani. Karena itu akan terus digenjot, khususnya untuk mengangkat produksi pupuk organik di Bali. Apalagi Sipadu juga mendukung Permentan No. 1 Tahun 2019 dengan menyamakan standar operasional pengolahan pupuk organik produksi kelompok tani Sipadu.

Ik-1/6/2019

Untuk mewujudkan standarisasi produksi pupuk organik dari kelompok Sipadu tersebut, maka setiap kegiatan Sipadu akan bersinergi dengan Maja Tani Nusantara (MATAN) dalam teknologi pengolahan pupuk organik dan pengolahan pakan. Bahan baku yang selalu tersedia dari kelompok Sipadu bisa menjadi awal yang baik untuk mewujudkan Bali bebas pupuk kimia sesuai dengan visi dan misi Gubernur Bali, Wayan Koster. “Melalui kerjasama ini diharapkan bisa menjadi awal peningkatan produksi termasuk menjaga mutu hasil pupuk olahan kelompok Sipadu dan mudahnya dalam hal pemasaran dari produk pupuk organik yang ada di masing-masing desa di Bali,” ujar Kepala UPT Sipadu Provinsi Bali, DR. I Wayan Sunada S.P., M.Agb di Denpasar, Rabu (12/6/2019).

Baca juga : Farmers Camp 2019 Genjot Potensi Ratusan Petani Muda Milenial se-Bali

Dikatakan, hal itu sangat bisa membantu masyarakat, khususnya petani Bali untuk meningkatkan kesejahteraannya. Karena gaya hidup masyarakat sekarang ini sudah mengacu pada pangan sehat dan berkualitas. Berawal dari kebutuhan ini para produsen pupuk organik mulai muncul dan petani membuat sendiri pupuk organik dari beragam macam bahan yang ada. Dalam pemasarannya, masih banyak pupuk organik yang tidak sesuai standar seperti mutu yang terjamin. “Sipadu merupakan sistem pertanian terpadu juga ikut menggenjot produksi pupuk organik lewat bahan baku yang sudah pasti tersedia di setiap kelompoknya,” jelasnya.

Ik-1/6/2019

Dibeberkan Birokrat asal Tabanan itu, produktifitas pupuk organik dalam setiap kelompok Sipadu memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan kelompok tani itu sendiri. Kemampuan untuk memproduksi pupuk organik ini menjadi suatu harapan bahwa setiap kelompok Sipadu di masing-masing desa yang ada di Bali memenuhi kebutuhan pupuknya sendiri, sehingga produksi pangan sehat bisa diwujudkan dengan adanya pupuk Sipadu. mas/ama



Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *