Tak Bisa Menghapus Kesan “Pasar Malam” PKB


Denpasar, JARRAKPOS.com – Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 tahun 2019 dipastikan dibuka resmi oleh Presiden Joko Widodo di Panggung Terbuka Ardha Candra, Sabtu (15/6) malam. Seluruh stand dan pameran di PKB juga akan mulai dibuka yang akan meramaikan ajang tahunan tersebut. Sayangnya, ternyata kesan “pasar malam” tidak bisa dihapus begitu saja, kenapa? Karena diluar arena PKB dengan pertunjukan berbagai seni dan budaya yang memamerkan hasil produk lokal dan industri kreatif yang ditangani oleh Pemprov Bali bersama sembilan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali itu, ada areal milik desa setempat yang dijadikan arena berdagang ibarat pasar malam. Dibalik tudingan selama ini yang menyebutkan PKB hanya sebagai arena pasar malam, ternyata setiap tahunnya akan berjalan seperti itu. “Jadi sebenarnya tetap seni dan budaya Bali yang kita pamerkan bukan pameran dagang,” tegas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, Ir. I Putu Astawa, M.MA ditemui di Denpasar, Jumat (14/6/2019).

Ik-1/6/2019

Namun kembali ditegaskan, terkait isu PKB sebagai tradisi pasar malam sebenarnya itu tidak benar. Karena pasar malam itu berada di luar arena PKB dan selama ini menjadi sumber pemasukan desa setempat, sehingga Pemprov Bali tidak bisa melarang. “Tanahnya itu kan milik desa, bahkan juga dijadikan tempat parkir. Tapi sebenarnya pasar malam itu di luar arena PKB. Jadi tidak benar PKB jadi arena pasar malam,” bebernya. Sementara itu, terkait stand pameran yang digelar selama PKB mulai tahun ini semuanya digratiskan. Cuma syaratnya menjadi peserta pameran wajib ber-KTP Bali dan hanya memamerkan produksi asli buatan Bali, bukan buatan luar Bali. “Peserta pameran kerajinan produknya harus asli Bali, karena sekarang diberikan stand gratis. Barang yang dipamerkan juga ada standar produk asli Bali, serta ada icon kerajinan pengganti plastik, misalnya pipet non plastik dan tas dari koran,” jelasnya.

Baca juga : Gubernur Koster Jadikan PKB Ajang Pelestarian Seni Tradisi Hampir Terlupakan



Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hypnocodesname WA
Kirim