Wisnuardhana Tekankan Peningkatan Kualitas Operator Alsintan


Denpasar, JARRAKPOS.com – Dalam rangka mendukung pencapaian sasaran produksi pertanian di Bali tahun 2019, disamping diperlukan adanya sarana produksi yang memadai juga diperlukan adanya dukungan Alsintan (alat dan mesin pertanian) yang dibutuhkan di tingkat lapangan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bali, Ir. Ida Bagus Wisnuardhana M.Si., saat acara pembukaan Bimtek Alsintan di Hotel Puri Nusa Indah Jl. Waribang, Denpasar, Selasa (9/7/2019).

Lm-3/7/2019

Ditegaskan program pembangunan pertanian pada intinya merupakan rangkaian upaya untuk memfasilitasi, melayani dan mendorong berkembangnya usaha pertanian dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani. Langkah strategis jangka pendek yang ditempuh pemerintah adalah memantapkan swasembada pangan berkelanjutan dengan menempatkan komoditas prioritas yang diusahakan secara intensif, yaitu Padi, Jagung, Kedelai, Bawang dan Cabai. “Kita ketahui bersama, bahwa dalam tahapan kegiatan usaha tani sering mengalami kendala keterbatasan tenaga kerja seperti pada saat pengolahan tanah dan penanaman. Kondisi seperti ini dapat mengganggu pencapaian target produksi,” ujar Wisnuardhana.

Baca juga : Mahasiswa Magang Pertanian Unmas Evaluasi Program Unggulan Sipadu

Menurutnya untuk menyikapi hal tersebut maka guna kelancaran kegiatan usahatani baik pra maupun pasca panen, pemerintah mengeluarkan kebijakan mekanisasi pertanian, dimana secara bertahap mengembangkan jumlah dan jenis kepemilikan alsintan di tingkat kelompok tani melalui bantuan hibah. “Dalam enam tahun terakhir (tahun 2014 s/d 2019) bantuan alsintan pra dan pasca panen yang tercatat di Provinsi Bali cukup banyak diantaranya traktor roda-2 sebanyak 2,303 unit, traktor roda-4 sebanyak 34 unit, rice transplanter 150 unit, cultivator untuk penggembur tanah 224 unit, pompa air 883 unit, hand sprayer 1.170 unit, cobine harvester 140 unit, power threser 379 unit,” urainya.

12b#Ik-1/4/2019

Wisnuardhana juga mengharapkan agar pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh selama mengikuti bimtek ini dapat disebarluaskan kepada petani lainnya. “Kepada semua peserta bimtek saya harapkan pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh selama mengikuti bimtek ini dapat disebarluaskan kepada petani lainnya sehingga dapat mencetak operator alsintan yang baru disekitar saudara.” Pungkas Wisnuardhana. day/ama



Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hypnocodesname WA
Kirim