Senov Khatam Alquran, Lapas Gunung Sindur Tepat Bila Naik Kelas


Jakarta, JARRAKPOS.com – Terpidana korupsi e-KTP Setya Novanto (Senov) mengaku sudah khatam Alquran saat berada di Rutan Gunung Sindur berkat mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019). “Ya banyak belajar saya di sana untuk memperdalam agama. Jadi untuk bisa khatam dan terus memperdalam keagamaan, bersyukurlah saya,” ungkapnya.

12b#Ik-1/4/2019

Setya Novanto alias SN mengatakan akan terus mempelajari ilmu agama dan beribadah selayaknya yang telah dilakukan pada saat di Rutan Gunung Sindur. Diketahui Luthfi Hasan adalah seorang terpidana korupsi impor daging sapi yang sedang menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin dengan vonis 18 tahun penjara. “Ya kalau di Gunung Sindur itu ya saya bersyukur bisa satu bulan penuh, saya hanya satu jam saja itu. Istilahnya di hari ke 11 saya bisa angin-angin, hanya satu jam. Terus di hari ke 15, bisa di masjid dan saya bersyukur yang tadinya saya baca Alquran terbata-bata, akhirnya di sana bisa khatam,” ungkapnya.

Baca juga : Sasar Generasi Milenial, SM2 Koperasi Pertama Berdiri Langsung Berbasis Teknologi Informasi

Diketahui sebelumnya mantan anggota DPR RI ini sempat dipindahkan ke Rutan Gunung Sindur karena ketahuan pelesiran. Tidak hanya khatam Alquran, SN mengaku berkurban sapi dan kambing di Idul Adha tahun ini. “Iya dong kurban juga, ada sapi dan kambing. Ada dua ekor,” ucapnya lanjut mengatakan kumis dan berewok diwajahnya sebagai kenang-kenangan saat mendekam di Rutan Gunung Sindur. Saat ini SN sudah kembali dipindahkan ke Lapas Sukamiskin. Ia juga mengungkapkan manajemen Rutan Gunung Sindur sangat baik. “Dibawah KPR dan Kabid Pelayanan dan pembinaan generasi muda yang perlu dicontoh. Kalau Mentri menaikkan dari Tutan menjadi Lapas kelas 2 A saya nilai sangat tepat,” imbuhnya. tim/net/ama



Hypnocodesname WA
Kirim